KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) menargetkan lonjakan kunjungan wisatawan selama perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) 2026. Rangkaian kegiatan digelar sepanjang Mei 2026 di berbagai titik kota untuk mendorong perputaran ekonomi daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudporapar Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan peningkatan kunjungan wisatawan diproyeksikan terjadi seiring padatnya agenda HJKS.
Ia menyebut, sejumlah event unggulan yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), ditambah momentum libur panjang sepanjang Mei, menjadi faktor pendorong utama.
“Sebagai perbandingan, pada Mei 2025 lalu tercatat kenaikan kunjungan ke destinasi wisata sebesar 12,5 persen serta peningkatan okupansi hotel sebesar 4 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Herry, Senin, 4 Mei 2026.
Untuk menarik wisatawan, Pemkot Surabaya menyiapkan berbagai agenda unggulan. Di antaranya Festival Rujak Uleg bertajuk Rujak-Phoria yang digelar pada 9 Mei 2026 di Surabaya Expo Center (SUBEC).
Selain itu, Surabaya Vaganza: Festival of Lights akan berlangsung pada Sabtu malam, 16 Mei 2026, dengan rute dari Jalan Pahlawan menuju Balai Kota dan kawasan sekitarnya, dengan panggung utama di Balai Pemuda.
Pemkot juga memperkuat sektor sport tourism melalui penyelenggaraan Piala Wali Kota yang melibatkan sekitar 40 cabang olahraga. Sejumlah event lari seperti Medic Run dan Surabaya Beach Fun Run turut meramaikan agenda.
Dari sektor wisata belanja, Surabaya Shopping Festival (SSF) akan diikuti oleh 19 pusat perbelanjaan. Beragam hiburan lain juga disiapkan, mulai dari konser di JConnect Zone, Festival Tepi Pantai, hingga Surabaya Sport Fashion Festival.
Untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan, Pemkot menggandeng berbagai pihak. Kerja sama dilakukan dengan Grab dan Bluebird Group untuk promo transportasi, serta KAI Daop 8 melalui program Vaganza Mini Fair yang menghadirkan diskon perjalanan menuju dan dari Surabaya.
Selain itu, Pemkot bersama Bank Jatim memberikan subsidi tiket masuk destinasi wisata sebesar Rp733 selama akhir pekan dan hari libur nasional sepanjang Mei 2026. Program ini berlaku di sejumlah lokasi, seperti THP Kenjeran, Museum 10 November, Wisata Perahu Kalimas, dan Kebun Raya Mangrove.
Kerja sama juga dijalin dengan hotel dan agen perjalanan untuk menghadirkan paket wisata selama HJKS. Salah satu inovasi yang ditawarkan adalah program Guest Access saat Surabaya Vaganza, yang memungkinkan tamu hotel menikmati acara dari lokasi strategis.
“Melalui berbagai program tersebut, kami berharap dapat menjadi stimulus bagi perputaran ekonomi daerah, khususnya dalam meningkatkan okupansi hotel dan menggerakkan sektor wisata belanja di Surabaya,” pungkasnya. (*)
