KETIK, SURABAYA – Hembusan angin malam di Surabaya rasanya paling pas kalau disambut dengan semangkuk kuliner berkuah hangat. Buat kalangan mahasiswa, mencari tempat nongkrong atau makan malam yang mengenyangkan sekaligus nggak bikin kantong jebol jelas jadi misi utama.
Nah, kalau Anda sedang berada di sekitar Dukuh Kupang tepatnya tak jauh dari Kampus Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) ada satu hidden gem kuliner yang pantang dilewatkan. Namanya Bakso Pak Kardianto, atau yang lebih akrab disapa Bakso Pak Kar.
Berlokasi persis di Jl. Dukuh Kupang XXXI, warung bakso ini aslinya bukanlah nama baru di kancah perkulineran Kota Pahlawan. Buat warga lokal, kawanan anak kos, sampai deretan mahasiswa UWKS yang habis pusing memikirkan tugas kuliah, Bakso Pak Kardianto seolah jadi comfort food andalan.
Apalagi saat jam makan malam tiba atau tanggal tua mulai melanda, warung sederhana ini dijamin bakal dipadati antrean pembeli yang perutnya sudah keroncongan.
Panci hangat gerobak Bakso Pak Kar dipenuhi beragam pilihan bakso dan tahu mulai dari harga Rp1.000 di Jalan Dukuh Kupang XXXI pada Kamis malam, 20 Agustus 2026. (Foto: Syafiq/Ketik.com)
Daya pikat pertama tentu saja ada pada aroma kuah kaldunya yang langsung semerbak tercium dari kejauhan. Tapi siapa sangka, semangkuk kenikmatan kaldu sapi ini nyatanya menyimpan rekam jejak perjuangan yang sangat panjang. Usaha kuliner legendaris ini rupanya sudah dirintis sejak awal era 90-an.
"Saya jualan keliling itu sudah dari tahun 90-an, Mas. Dulu ya dorong gerobak masuk keluar kampung, menyusuri jalanan Dukuh Kupang. Baru di tahun 2019 kemarin saya putuskan buat menetap dan buka warung di sini. Ya karena faktor usia juga, dan kebetulan pelanggan sudah banyak yang nyari," kenang Pak Kardianto.
Kegigihan dan konsistensi rasa selama puluhan tahun itulah yang melahirkan basis pelanggan setia yang tak pernah bosan mampir. Keputusannya menjadikan Dukuh Kupang sebagai pangkalan tetap juga terbukti sangat cerdas, mengingat kawasan ini selalu hidup dan tak pernah sepi dari lalu-lalang aktivitas mahasiswa setiap harinya.
Selain kuah kaldunya yang bikin ketagihan, "senjata rahasia" warung ini jelas ada pada harganya yang super miring. Konsep prasmanan mini yang diusung benar-benar ramah di kantong pelajar, apalagi di tengah melambungnya harga kebutuhan pokok saat ini.
Beberapa pelanggan mengantre untuk membeli bakso Pak Kar di Jalan Dukuh Kupang XXXI pada kamis malam 20,Agustus 2026. (Foto: Syafiq/Ketik.com)
Coba bayangkan, cuma dengan modal koin seribu rupiah, Anda sudah bisa memilih aneka isian pendamping yang bikin kalap! Di kelas harga seribuan ini, pilihannya amat melimpah. Mulai dari siomay kotak, siomay bungkus, tahu putih yang lembut, tahu goreng, hingga gorengan renyah yang rasanya makin juara kalau dicelup lama ke dalam kuah panas.
Terus, bagaimana dengan bintang utamanya, si pentol daging? Tenang saja, variannya sangat beragam dengan harga bertingkat sesuai ketebalan dompet. Buat penganut aliran bakso klasik, tersedia pentol halus dan pentol kasar (urat) seharga Rp2.000 per butir yang rasa dagingnya sangat terasa. Ingin sensasi rasa kekinian? Anda wajib mencicipi pentol isi keju dan jamur seharga Rp3.000.
Sementara itu, bagi yang butuh asupan protein ekstra setelah lelah beraktivitas, menu premium pentol isi daging cincang seharga Rp5.000 adalah pilihan mutlak. Ukurannya jumbo, dengan isian daging cincang gurih yang langsung lumer di mulut.
Uniknya lagi, ada satu fenomena menarik yang selalu terjadi di warung ini. Meski spanduknya bertuliskan jualan "Bakso", menu yang sukses menyandang gelar best seller dan paling cepat ludes diburu justru Siomay Kotaknya! Siomay seharga seribu perak ini memiliki perpaduan tekstur kenyal dan rasa gurih yang khas. Karena sangat mudah menyerap kuah kaldu sapi, siomay ini selalu jadi incaran nomor wahid para pelanggan.
Bagaimana, sudah mulai menelan ludah membayangkan semangkuk bakso hangat ini? Bagi Anda yang sudah tidak sabar ingin membuktikan pesona kuliner legendaris ini, Bakso Pak Kardianto buka setiap hari mulai pukul 17.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB.
Jam operasional yang pas banget untuk rujukan tempat nongkrong atau sekadar mencari makan malam hangat bersama kawan-kawan. Bertahan lebih dari tiga dekade dengan tetap menjaga kualitas rasa beserta harga yang merakyat, Bakso Pak Kardianto membuktikan diri sebagai kuliner legendaris yang tak lekang oleh waktu. Jangan lupa mampir ke Dukuh Kupang dan siapkan ruang di perut Anda untuk makan sampai benar-benar puas. (*)
