KETIK, MALANG – Aksi sosial kepada warga membutuhkan terus dilakukan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah. Kali ini, Buya Said sapaan akrab Said Abdullah melakukan kegiatan sosial di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Jumat, 9 Oktober 2026.
Buya Said memberikan santunan kepada ratusan anak yatim piatu, bantuan sembako warga tak mampu, Dhuafa dan ojek online. Kegiatan itu mengusung tema "Pertalian Cinta DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bersama Masyarakat Kabupaten Malang".
Hadir pada kesempatan itu, Politisi PDI Perjuangan sekaligus Wali Kota Surabaya Ery Cahyadi, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang H Didik Gatot Subroto beserta jajaran pengurus dan fraksi.
Selain memberikan santunan, Buya Said juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Tahfidz bantuan Puan Maharani serta memberikan arahan maupun konsilidasi internal kepada para kader.
Ketua DPD PDI Perjuangan Kabupaten Jawa Timur Buya Said dalam sambutannya mengatakan, pemberian tali asih atau santunan ini merupakan bukti kehadiran partai dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Hal ini penting agar kehadiran partai, kehadiran PDI Perjuangan, serta kader-kader PDI Perjuangan tidak hanya muncul di hadapan Bapak, Ibu sekalian lima tahun sekali. Insya Allah, di Jawa Timur kami akan berkeliling di setiap kabupaten kota untuk berbagi bersama dan menyampaikan tali asih guna mendekatkan diri kepada Bapak Ibu sekalian," ujarnya
Pada kesempatan itu, Buya Said juga memberi sejumlah arahan kepada seluruh kader partai. Terutama kader partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang yang harus terus turun menyapa masyarakat.
"Menyapa rakyat saja, rakyat sudah senang. Karena pemilik kehormatan itu sesungguhnya rakyat, bukan anggota DPR RI, bukan anggota DPRD Provinsi, bukan anggota DPRD Kabupaten," ucapnya.
Buya Said Abdullah juga menegaskan, kader tidak boleh menyapa masyarakat pada saat eventual lima tahun sekali khususnya Pemilu.
"Jangan kalau jadi anggota DPR lupa. Ingat lima tahun sekali? Enggak ada gunanya, buang. Enggak perlu dicalonkan lagi yang kayak gitu, sampah," tegasnya.
Ia kembali mengatakan, di Malang Raya sudah ada dua kader yang duduk di Ketua DPP. Maka dari itu, ia meminta agar keduanya terus dibantu perjuangannya dalam upaya mensejahterakan masyarakat.
"Saya ingatkan di Malang ini ada DPP dua-duanya, jaga marwahnya, jaga. Berjuanglah kita semua Malang Raya itu untuk Mas Basarah, untuk Mas Andres. Karena dia adalah Ketua DPP dua-duanya. Tidak boleh ada sekat-sekat lagi," terangnya.
Selanjutnya Buya Said Abdullah juga menggelorakan kemenangan di Pemilu 2029 meskipun saat ini tantangannya semakin berat. (*)
Santuni Warga Kabupaten Malang, Buya Said Abdullah Ingatkan Kader PDIP: Jangan Sapa Rakyat Hanya 5 Tahun Sekali!
9 Oktober 2026 16:17 9 Okt 2026 16:17
Gumilang
Editor
Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah saat memberikan santunan di DPC PDIP Kabupaten Malang. (Foto: Binar Gumilang/Ketik.com)
Tags:
PDIP Jatim PDIP Kabupaten Malang Kabupaten Malang Said AbdullahBaca Juga:
Said Abdullah Sebut Soekarno Run Banyuwangi Sukses Gerakkan UMKMBaca Juga:
Refleksi Kudatuli, F-PDIP Kabupaten Malang: Demokrasi Bisa Mati Jika Rakyat DibungkamBerita Lainnya oleh Gumilang
9 Oktober 2026 16:17
Santuni Warga Kabupaten Malang, Buya Said Abdullah Ingatkan Kader PDIP: Jangan Sapa Rakyat Hanya 5 Tahun Sekali!
9 Oktober 2026 15:17
Jaga Sumber, Rawat Masa Depan! Tugu Tirta dan DLH Kota Malang Gerak Bersama Bersihkan Sumber Merjosari
9 Oktober 2026 10:00
Tak Tinggal Diam! Polres Malang Distribusikan 35 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
8 Oktober 2026 12:29
Kekeringan Melanda Kabupaten Malang, Sabtu Ini Pemkab Ajak Warga Salat Istisqo Minta Hujan
7 Oktober 2026 11:23
Cegah Burung Diburu, Profauna Inisiasi Birdwatching di Kaki Gunung Arjuna Kabupaten Malang
