Raih 45.839 Medali di SIMT Puspresnas! Gubernur Khofifah: Bukti Ekosistem Pendidikan di Jatim Tumbuh Sehat, Kolaboratif, Kompetitif dan Berkarakter

13 Mei 2026 17:25 13 Mei 2026 17:25

Fiqih Arfani

Wakil Pemimpin Redaksi
Thumbnail Raih 45.839 Medali di SIMT Puspresnas! Gubernur Khofifah: Bukti Ekosistem Pendidikan di Jatim Tumbuh Sehat, Kolaboratif, Kompetitif dan Berkarakter

Poster Provinsi Jawa Timur sukses mencatatkan dominasi prestasi nasional dengan meraih 45.839 medali sebagaimana terdata dalamSIMT Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) per 12 Mei 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Provinsi Jawa Timur sukses mencatatkan dominasi prestasi nasional dengan meraih 45.839 medali sebagaimana terdata dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) per 12 Mei 2026.

Raihan prestasi tersebut berasal dari berbagai ajang kompetisi yang diikuti pelajar dari seluruh jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, SMA, SMK hingga pendidikan khusus (Diksus). Raihan ini berasal dari berbagai bidang keilmuan, mulai seni dan budaya, riset dan inovasi, hingga olahraga.

Jawa Timur unggul atas Jawa Tengah yang berada di posisi kedua dengan 45.338 medali atau selisih 501 medali. Sementara itu, Jawa Barat berada di posisi ketiga dengan 32.160 medali, disusul DKI Jakarta 22.454 medali, dan Sumatera Utara 22.091 medali. 

Atas capaian tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan hal tersebut menjadi bukti nyata kualitas unggul pendidikan Jatim serta ekosistem pendidikan yang tumbuh sehat, kolaboratif, kompetitif dan berkarakter.

Karena itu, secara khusus, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pelajar, guru, kepala sekolah, serta orang tua yang telah berkontribusi dalam membangun budaya prestasi di Jawa Timur.

“Terima kasih kepada seluruh guru, kepala sekolah, orang tua, dan para pelajar  yang terus menjaga semangat berprestasi. Capaian ini menunjukkan bahwa ekosistem pendidikan di Jatim tumbuh sehat, kolaboratif, dan mampu melahirkan generasi yang kompetitif serta berkarakter,” ujar Khofifah d Surabaya pada Rabu, 13 Mei 2026.

Gubernur Khofifah menilai salah satu capaian yang patut mendapat perhatian adalah meningkatnya prestasi di bidang riset dan inovasi. Menurut dia, bidang ini berkembang melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti Karya Ilmiah Remaja (KIR) yang memberikan ruang bagi murid untuk berpikir kritis, kreatif dan solutif.

Untuk menjaga keberlanjutan budaya prestasi tersebut, Dinas Pendidikan secara rutin menyelenggarakan berbagai Ajang Talenta bagi murid SMA, SMK, dan SLB setiap tahun. Ajang ini menjadi sarana seleksi sekaligus pembinaan untuk menjaring potensi terbaik pelajar Jawa Timur agar mampu bersaing di tingkat nasional.

“Jangan pernah takut mencoba dan berkompetisi. Prestasi bukan hanya milik mereka yang sudah terbiasa juara, tetapi milik semua pelajar yang mau belajar, berkembang, dan bekerja keras. Teruslah berani bermimpi dan tunjukkan karya terbaik untuk Jawa Timur dan Indonesia,” tegas Khofifah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen pendidikan serta sistem pembinaan yang berjalan secara berjenjang dan berkelanjutan.

Menurut dia, kontribusi besar juga datang dari jenjang SD dan SMP yang menjadi fondasi penting dalam membangun prestasi di tingkat yang lebih tinggi. “Jatim bisa menjadi juara umum karena dilakukan pembinaan dan pelatihan secara berjenjang, termasuk melalui training center. Ini memberikan dampak signifikan terhadap capaian prestasi Jawa Timur di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2025  berhasil meraih empat juara umum ajang nasional yang diselenggarakan Puspresnas Kemendikdasmen, yaitu O2SN, FLS3N, OPSI dan LKS Dikmen. Sementara pada ajang OSN dan FIKSI, Jatim menempati posisi kedua nasional.

“Kami terus merangkul kabupaten/kota untuk bersama-sama menyiapkan murid terbaik agar dapat berkompetisi di tingkat nasional, sekaligus memperbesar peluang meraih medali,” tutur dia.

Selain penguatan pembinaan prestasi, Pemprov Jatim juga terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah bersih, aman, nyaman dan suportif agar proses pembelajaran berlangsung optimal.

“Jika berbicara mutu pendidikan, tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga lingkungan belajar bersih dan nyaman. Dengan lingkungan yang baik, murid akan lebih fokus dalam belajar dan mengembangkan potensi diri,” kata Aries.

Alumnus IPDN itu berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh pelajar untuk terus berkembang, meningkatkan kompetensi serta mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun dunia kerja. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Jatim Gubernur Khofifah Dinas Pendidikan Khofifah Indar Parawansa Aries Agung Paewai Medali Nasional Info Jatim Kabar Jatim