Antusiasme Membeludak, Pemprov Jatim Pastikan Kupon Jalan Sehat Sudah Sesuai Prosedur

16 Juni 2026 16:50 16 Jun 2026 16:50

Fitra Herdian, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Antusiasme Membeludak, Pemprov Jatim Pastikan Kupon Jalan Sehat Sudah Sesuai Prosedur

Flyer Jalan Sehat menyambut Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Akbar Surabaya pada Selasa, 16 Juni 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Jalan sehat memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berujung permintaan maaf. Hal ini dikarenakan membeludaknya antusiasme peserta jalan sehat.

Permintaan maaf ini disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Imam Hidayat. Ia mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi pada jalan sehat di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa, 16 Juni 2026.

“Atas nama Pemprov Jatim, saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi pada pelaksanaan Jalan Sehat 1 Muharram 1448 Hijriah hari ini,” kata Imam dikutip dari keterangan resmi

Ia mengungkapkan rasa syukur karena antusiame masyarakat yang besar, mengikuti kegiatan jalan sehat. Namun ketika di lapangan, terdapat dinamika.

“Antusiasme masyarakat yang begitu besar tentu kami syukuri. Namun berbagai dinamika yang terjadi di lapangan akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh agar ke depan pelaksanaan kegiatan serupa dapat berjalan lebih baik,” imbuhnya.

Kemudian kendala kupon jalan sehat dan paket makanan ringan. Imam membeberkan hasil evaluasi tim di lapangan, terdapat sekitar 6.700 kupon undian dan sekitar 10.000 paket makanan ringan yang belum sempat terdistribusi walaupun telah disiapkan di pos-pos rute jalan sehat.

"Perlu kami sampaikan bahwa sisa kupon undian dan paket makanan ringan tersebut sebenarnya telah disiagakan di pos-pos yang dilewati oleh para peserta. Dan tim di lapangan telah memastikan semua peserta yang melewati pos-pos mendapatkan kupon beserta paket makanan ringan," jelasnya.

Namun, lanjutnya, setelah semua peserta lewat pos tersebut masih ada sisa kupon dan paket makanan ringan yang cukup banyak.

"Lebih 5.000 kupon dan snack box. Kami lakukan kroscek, dan memastikan semua peserta yang melintas sudah mendapat semua. Jadi kroscek tim di lapangan, ada sejumlah warga yang memang tidak mengikuti prosedur tersebut, sehingga tidak mendapatkan kupon dan paket makanan ringan," tambahnya.

Imam memastikan semua peserta yang telah mengikuti jalan sehat sesuai prosedur panitia telah mendapatkan kupon dan paket makanan ringan. 

Kendati diwarnai kendala teknis di lapangan, Imam mengapresiasi semangat masyarakat yang tetap hadir untuk menyemarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan penuh suka cita dan semangat kebersamaan.

Menurutnya, Jalan Sehat 1 Muharram tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga, melainkan momentum memperkuat semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas.

“Hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW bukan hanya perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain, tetapi transformasi menuju kualitas kehidupan yang lebih mulia. Hijrah dari pesimisme menuju optimisme, dari sikap individualistis menuju kepedulian sosial, dari kemalasan menuju produktivitas, serta dari pola hidup yang kurang sehat menuju gaya hidup yang lebih berkualitas,” tuturnya.

Imam mengatakan, Pemprov Jatim telah melakukan evaluasi awal terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa seluruh petugas lapangan telah dibekali Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagaimana pelaksanaan event-event sebelumnya. Namun, tingginya antusiasme masyarakat dan dinamika pergerakan peserta di lapangan menyebabkan terjadinya kepadatan di sejumlah titik.

“Kami telah menyiapkan petugas dengan SOP yang selama ini diterapkan pada berbagai kegiatan serupa. Namun memang terdapat dinamika di lapangan yang menyebabkan penumpukan massa pada beberapa titik tertentu,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Imam, seluruh logistik baik itu kupon dan paket makanan telah diamankan dan dikembalikan ke posko utama untuk dilakukan pendataan serta penanganan lebih lanjut.

“Kami memahami adanya harapan masyarakat untuk mendapatkan seluruh layanan dan fasilitas yang telah disiapkan. Karena itu, kami menyampaikan permohonan maaf dan akan melakukan evaluasi secara komprehensif agar distribusi logistik maupun pengaturan arus peserta dapat lebih optimal di masa mendatang,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut panitia telah menerjunkan sekitar 150 personel internal yang dibantu oleh berbagai unsur pendukung, termasuk pengelola Islamic Center, untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik.

Lebih lanjut, Imam memastikan bahwa berbagai hadiah yang belum sempat dibagikan tidak akan hangus, melainkan akan dialokasikan kembali untuk memeriahkan agenda-agenda besar Pemerintah Provinsi Jawa Timur berikutnya.

“Seluruh hadiah tetap kami amankan dan akan digunakan kembali pada event-event besar Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendatang. Ini merupakan bentuk komitmen kami agar seluruh dukungan dan partisipasi masyarakat tetap mendapatkan apresiasi yang terbaik,” jelasnya.

Menurut Imam, peristiwa ini menjadi pelajaran penting sekaligus momentum introspeksi bagi seluruh panitia untuk memperkuat manajemen kerumunan (crowd management), pengaturan jalur peserta, hingga sistem distribusi logistik.

“Bagi kami, ini menjadi momen untuk bermuhasabah dan mengevaluasi apa yang masih kurang pada pelaksanaan hari ini. Kami akan melakukan perbaikan menyeluruh agar ke depan kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tetap menjadi energi positif untuk memperkuat persaudaraan, gotong royong, serta semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. (*)

Tombol Google News

Tags:

jalan sehat Pemprov Jatim Berita Surabaya Info Surabaya Al Akbar