KETIK, JOMBANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 20 Jombang Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur melaksanakan program penguatan branding usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Bareng guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Program tersebut bertujuan meningkatkan daya saing produk UMKM desa sekaligus memperluas jangkauan pemasaran di era digital.
Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yakni observasi UMKM, sosialisasi, dan pendampingan langsung kepada sejumlah pelaku UMKM di Desa Bareng. Pendampingan meliputi edukasi mengenai strategi pemasaran digital, perancangan logo sebagai identitas usaha, serta pembuatan titik lokasi usaha melalui Google Maps untuk memudahkan pelanggan menemukan lokasi UMKM di Desa Bareng.
Mahasiswa KKN Kelompok 20 Jombang UPN "Veteran" Jawa Timur melakukan observasi UMKM di Desa Bareng sebagai tahap awal program penguatan branding usaha dan pendampingan pelaku UMKM. (Foto: Dok. KKN Kelompok 20 Jombang UPN "Veteran" Jawa Timur)
Sebelum melaksanakan program penguatan branding UMKM, mahasiswa KKN Kelompok 20 Jombang terlebih dahulu melakukan survei ke Pemerintah Desa Bareng untuk memperoleh data pelaku UMKM di wilayah tersebut.
Berdasarkan data yang diperoleh, tim KKN kemudian menghubungi para pelaku UMKM untuk melakukan observasi secara langsung pada 16–21 Juli 2026. Dari hasil pendataan, sebanyak 11 pelaku UMKM bersedia mengikuti proses observasi.
Kegiatan observasi bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi usaha yang dijalankan, mulai dari profil usaha, proses produksi, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, manajemen usaha, legalitas, hingga ketersediaan sarana dan prasarana.
Selain itu, mahasiswa KKN Kelompok 20 Jombang juga mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi pelaku UMKM, di antaranya masih minimnya pengetahuan mengenai branding usaha, legalitas, serta digital marketing. Hasil observasi tersebut menjadi dasar dalam menyusun materi sosialisasi sekaligus menentukan bentuk pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha.
Sosialisasi bagi pelaku UMKM Desa Bareng diselenggarakan pada 22 Juli 2026 dan dihadiri para pelaku UMKM yang sebelumnya telah mengikuti proses observasi. Kegiatan ini menghadirkan narasumber di bidang kewirausahaan dengan mengusung tema "Strategi Sukses Bisnis di Era Digital."
Melalui sosialisasi tersebut, pelaku UMKM memperoleh pemahaman mengenai pentingnya beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam mengembangkan usaha, mulai dari pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran hingga pentingnya membangun branding sebagai identitas usaha yang mampu meningkatkan daya saing produk.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk menambah wawasan para pelaku UMKM, tetapi juga menjadi dasar dalam pelaksanaan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan permasalahan yang telah diidentifikasi pada tahap observasi.
Tahap terakhir sekaligus puncak program kerja ini adalah pendampingan langsung kepada beberapa pelaku UMKM di Desa Bareng pada 23–27 Juli 2026.
Pendampingan tersebut meliputi pembuatan logo dan banner sebagai identitas usaha, pengurusan legalitas melalui Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pembuatan video promosi sebagai sarana pemasaran agar produk UMKM semakin dikenal masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya membantu pelaku UMKM agar memiliki usaha yang lebih dikenal, legal, dan siap bersaing.
Adapun UMKM yang mendapat pendampingan, yakni UMKM Olaroz milik Bu Aris yang memproduksi berbagai jenis jamu serta UMKM Bu Djum yang menjual rujak petis.
Pada UMKM Olaroz, mahasiswa KKN Kelompok 20 membantu proses pembuatan NIB dan video promosi untuk mendukung legalitas sekaligus pemasaran produk. Sementara itu, pada UMKM Bu Djum, pendampingan difokuskan pada pembuatan desain logo dan banner agar usaha memiliki identitas visual yang lebih menarik dan mudah dikenali masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi perkembangan UMKM di Desa Bareng, terutama dalam meningkatkan daya saing usaha.
Melalui rangkaian kegiatan observasi, sosialisasi, dan pendampingan terhadap UMKM, mahasiswa KKN Kelompok 20 Jombang UPN "Veteran" Jawa Timur berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan UMKM di Desa Bareng.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya branding, legalitas, dan pemasaran digital, tetapi juga mendorong terciptanya UMKM yang lebih berdaya saing dan mampu berkembang secara berkelanjutan. (*)
