KETIK, KEDIRI – Persik Kediri terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga musim 2026/2027. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar pemusatan latihan (training camp) selama sepekan di Solo, Jawa Tengah.
Selain menjalani program latihan intensif, skuad Macan Putih juga dijadwalkan melakoni latihan bersama atau uji coba. Agenda tersebut dimanfaatkan tim pelatih untuk mengukur perkembangan pemain, menyatukan visi permainan, sekaligus menjadi bahan evaluasi sebelum kompetisi resmi dimulai.
Sport Director Persik Kediri, Razzi Taruna, mengatakan pemusatan latihan merupakan bagian penting dari proses pembentukan tim agar semakin siap menghadapi musim baru yang akan segera bergulir.
"Pemusatan latihan ini merupakan bagian dari proses persiapan tim. Kami ingin melihat aspek mana saja yang perlu lebih ditingkatkan progresnya, sekaligus melihat kesamaan visi dalam tim," kata Razzi.
Selama berada di Solo, Persik menjalani program latihan dengan intensitas yang terus ditingkatkan. Materi latihan tidak hanya berfokus pada peningkatan kondisi fisik, tetapi juga penguatan aspek taktikal sebagai bekal menghadapi persaingan di Liga musim 2026/2027.
"Dalam hal ini, secara bertahap intensitas latihan akan terus ditambah," ujarnya.
Lebih lanjut, Razzi mengungkapkan bahwa selama pemusatan latihan di Solo, Persik juga menjalani latihan bersama menghadapi PSIS Semarang. Menurutnya, agenda tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan fondasi tim sebelum bergulirnya kompetisi.
"Latihan bersama ini merupakan bagian penting dalam pembentukan fondasi skuad Persik Kediri musim 2026/2027. Hasil akhir bukan target yang kami kejar," tuturnya.
Dalam latihan bersama tersebut, pelatih Marcos Reina Torres juga memberikan kesempatan bermain kepada seluruh pemain, baik rekrutan baru maupun pemain lama. Tim pelatih memanfaatkan laga tersebut untuk melihat perkembangan pemain, membangun chemistry antarlini, serta mengevaluasi penerapan taktik yang telah dilatih selama masa persiapan.
