KETIK, BLITAR – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Gedung Kusumo Wicitro, Kamis 18 Juni 2026. Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Umum KONI Jawa Timur, Akmal Budianto, mewakili Ketua Umum KONI Jawa Timur.
Momentum pelantikan ini menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat pembinaan olahraga sekaligus mengembalikan prestasi atlet Kota Blitar di tingkat regional maupun nasional.
Dalam sambutannya, Akmal Budianto menilai dinamika yang terjadi selama proses pembentukan kepengurusan merupakan hal yang biasa dalam organisasi. Menurutnya, saat ini yang terpenting adalah membangun soliditas dan kebersamaan untuk menghadapi tantangan ke depan.
“Yang paling penting setelah pelantikan ini adalah konsolidasi. Semua pihak harus bersatu dan fokus menjalankan program demi kemajuan olahraga Kota Blitar,” ujarnya.
Akmal menegaskan bahwa keberadaan pengurus KONI bukan untuk mencari posisi atau kepentingan pribadi, melainkan menjadi fasilitator bagi atlet dan pelatih agar mampu meraih prestasi terbaik.
“Tugas utama pengurus adalah melayani atlet dan pelatih. Mereka yang berjuang di lapangan, sehingga harus mendapatkan dukungan maksimal dari organisasi,” katanya.
Ia menyebut ada tiga faktor penting yang menentukan keberhasilan KONI daerah, yakni kekompakan pengurus, pembinaan atlet secara berkelanjutan, serta sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah.
Menurut Akmal, ketiga aspek tersebut harus berjalan beriringan agar target peningkatan prestasi dapat tercapai.
“Kota Blitar memiliki potensi olahraga yang besar. Tinggal bagaimana seluruh unsur bisa bekerja bersama untuk mengembalikan prestasi yang sempat menurun,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Kota Blitar sekaligus Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, mengajak seluruh insan olahraga untuk meninggalkan perbedaan yang sempat muncul selama proses pemilihan ketua dan pengurus.
Menurutnya, setelah pelantikan seluruh elemen harus kembali bersatu demi kepentingan yang lebih besar, yakni kemajuan olahraga Kota Blitar.
“Proses organisasi pasti ada dinamika. Tetapi sekarang semuanya sudah selesai. Saatnya bersama-sama bekerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi olahraga daerah,” kata Elim.
Ia menegaskan amanah yang diemban kepengurusan baru bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk menyiapkan generasi atlet berprestasi.
“Kami ingin melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. Itu menjadi tujuan utama kepengurusan ini,” ujarnya.
Elim juga menilai komposisi kepengurusan KONI Kota Blitar saat ini cukup representatif karena melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, legislatif hingga praktisi olahraga.
“Kami memiliki sumber daya yang lengkap. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan olahraga dari tingkat dasar sampai prestasi,” jelasnya.
Dalam kepengurusan periode 2026–2030, jabatan Ketua Umum KONI Kota Blitar diemban oleh M. Saman Hudi Anwar. Adapun posisi Wakil Ketua Umum I dijabat Elim Tyu Samba, Wakil Ketua Umum II Heru Santoso, Wakil Ketua Umum III Pribadi Utomo, dan Wakil Ketua Umum IV Heru Puji Mardianto.
Posisi Sekretaris Umum dipercayakan kepada Defies Airia Pambudie, sedangkan Bendahara Umum dijabat Ninuk Sisworini.
Usai prosesi pelantikan, KONI Kota Blitar langsung menggelar rapat pleno yang menghasilkan keputusan penting berupa penambahan tujuh cabang olahraga baru ke dalam keanggotaan KONI Kota Blitar.
Tujuh cabang olahraga tersebut yakni Federasi Triathlon Indonesia (FTI), Persatuan Golf Indonesia (PGI), Hapkido Indonesia (HI), Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Art (IBCA MMA), Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO), serta Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI).
Masuknya tujuh cabang olahraga baru tersebut diharapkan mampu memperluas ruang pembinaan atlet sekaligus membuka kesempatan lebih besar bagi generasi muda Kota Blitar untuk berprestasi di berbagai bidang olahraga.
Dengan bertambahnya jumlah cabang olahraga yang bernaung di bawah KONI, pembinaan olahraga di Kota Blitar diharapkan semakin berkembang dan mampu menghasilkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing pada berbagai kejuaraan di masa mendatang.
.png)