KETIK, LOMBOK TENGAH – Pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji harus bertarung di Kualiafikasi 1 (Q1) Sabtu besok, 10 Oktober 2026.
Itu setelah dia gagal mengamankan tiket langsung ke kualifikasi kedua (Q2) setelah mengalami kecelakaan atau crash pada sesi Practice Moto2 Mandalika 2026, Jumat (9/10/2026).
Pembalap Idemitsu Honda Team Asia itu mengakhiri sesi di posisi ke-23 dengan catatan waktu 1 menit 33,310 detik. Mario terpaut 0,978 detik dari Izan Guevara yang menjadi pembalap tercepat.
Mario mengalami crash ketika berupaya memperbaiki catatan waktunya. Insiden tersebut terjadi saat sesi menyisakan tujuh menit, setelah Practice sempat dihentikan akibat bendera merah atau red flag.
Hasil ini membuat Mario harus memulai perjuangan dari Q1 pada sesi kualifikasi Moto2 Mandalika 2026, Sabtu (10/10/2026), untuk memperebutkan kesempatan melaju ke Q2.
Practice Moto2 Sempat Dihentikan karena Red Flag
Sesi Practice Moto2 Mandalika 2026 sempat terhenti ketika waktu tersisa 12 menit akibat masalah teknis.
Gangguan itu berkaitan dengan masalah konektivitas yang memengaruhi ruang Stewards dan sistem pencatatan waktu.
Saat bendera merah dikibarkan, Mario berada di posisi ke-18. Posisi tersebut belum cukup untuk mengamankan tiket langsung ke Q2 yang diperuntukkan bagi 14 pembalap teratas.
Setelah sesi dilanjutkan, para pembalap kembali berupaya mempertajam catatan waktu mereka untuk mengamankan posisi di 14 besar.
Mario turut berusaha memperbaiki posisinya setelah sesi kembali berlangsung. Namun, saat waktu tersisa tujuh menit, pembalap bernomor 64 itu mengalami crash.
Pada fase tersebut, posisi Mario telah turun ke urutan ke-22. Kecelakaan itu membuatnya kehilangan kesempatan untuk memperbaiki catatan waktu sebelum sesi berakhir.
Mario akhirnya menempati posisi ke-23 dengan waktu 1 menit 33,310 detik. Ia berada di luar 14 besar yang berhak lolos langsung ke Q2.
Dengan hasil tersebut, Mario harus menjalani Q1 pada Sabtu untuk berupaya melanjutkan perjuangannya ke Q2 dan mendapatkan posisi start yang lebih baik. (*)
