KETIK, JAKARTA – Kapten tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Les Bleus setelah memborong dua gol dalam kemenangan 3-1 atas Senegal. Laga perdana Grup I Piala Dunia FIFA 2026 tersebut berlangsung sengit di Stadion MetLife, New Jersey, Selasa (16/6/2026) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.
Tambahan dua gol ini membuat Mbappe mengoleksi total 58 gol di level internasional, melewati rekor sebelumnya milik Olivier Giroud yang bertahan di angka 57 gol. Selain memecahkan rekor nasional, torehan ini juga membawa Mbappe mengoleksi total 14 gol di sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia, menyalip rekor legenda Brasil Pele (12 gol) serta kapten Argentina Lionel Messi (13 gol).
"Ini adalah momen yang sangat emosional bagi saya karena bisa mengukir sejarah baru bagi Prancis, tetapi yang paling penting adalah tiga poin pertama untuk tim. Kami sempat menemui jalan buntu dan mendapat tekanan hebat di babak pertama, namun kami berhasil bangkit dan menunjukkan karakter asli kami selepas jeda," ujar Kylian Mbappe dalam sesi konferensi pers usai pertandingan dilansir ESPN.
Senegal yang diasuh oleh Pape Thiaw sebenarnya memberikan ancaman serius di babak pertama. Striker Nicolas Jackson nyaris membuka keunggulan pada menit ke-25, namun tembakannya membentur tiang gawang sebelum mengenai badan kiper Prancis, Mike Maignan. Jackson sempat menyarangkan bola ke gawang beberapa menit kemudian, tetapi wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside. Ismaila Sarr juga membuang peluang emas setelah tembakannya melambung di atas mistar gawang, menutup babak pertama dengan skor kacamata.
Memasuki babak kedua, armada Prancis bangkit setelah mendapat tembakan peringatan dari Desire Doue. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-66 ketika Mbappe menyambut umpan diagonal Michael Olise dan melepaskan tembakan keras yang gagal dibendung kiper Senegal, Edouard Mendy. Gol tersebut sekaligus menyamai rekor Giroud sebelum akhirnya dilewati.
Prancis kemudian memperbesar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-82 melalui pemain pengganti, Bradley Barcola, yang menuntaskan umpan terobosan Adrien Rabiot. Drama terjadi pada masa injury time ketika pemain remaja Senegal, Ibrahim Mbaye, sempat memperkecil kedudukan menjadi 2-1 pada menit ke-90+5. Namun, hanya berselang semenit kemudian, Mbappe langsung mengunci kemenangan Prancis secara dramatis melalui tendangan jarak jauh spektakuler dari luar kotak penalti yang bersarang telak di bawah mistar gawang. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Pelatih Prancis, Didier Deschamps, menyampaikan kepuasannya atas hasil akhir ini sekaligus memberikan apresiasi terhadap pencapaian luar biasa sang kapten.
"Kami memang sempat merasa khawatir melihat performa di babak pertama, namun selalu menyenangkan memulai turnamen besar dengan kemenangan. Mengenai Kylian (Mbappe), dia kembali membuktikan bahwa dia adalah pemain yang lahir untuk momen-momen besar seperti ini. Menjadi top skor sepanjang masa Prancis di usianya saat ini adalah bukti kualitasnya yang luar biasa," kata Deschamps menutup wawancara.
.png)