KETIK, JAKARTA – Kiper Swiss, Gregor Kobel, menjadi penentu kemenangan timnya setelah menggagalkan satu tendangan penalti Kolombia pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA. Penyelamatan itu mengantar Swiss menang dalam adu penalti sekaligus memastikan langkah mereka ke perempat final untuk menghadapi Argentina.
Kobel tampil sebagai pahlawan ketika berhasil menepis tendangan Cucho Hernandez dengan menjatuhkan diri ke sisi kanan gawang. Tak lama berselang, Ruben Vargas menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor terakhir untuk memastikan kemenangan Swiss dan mengamankan ticket ke delapan besar.
Kobel menyebut keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan besar bagi seluruh pemain dan masyarakat sepak bola Swiss.
"Berada di posisi kita sekarang ini, saya rasa kita tidak bisa lebih bangga lagi. Ini adalah pencapaian luar biasa bagi kami, tetapi ini belum berakhir. Masih ada pertandingan yang harus kami mainkan, jadi kami akan terus melangkah," kata Kobel.
Kiper berusia 28 tahun itu mengatakan keberhasilannya membaca arah tendangan penalti tidak hanya bergantung pada persiapan, tetapi juga insting di lapangan. Sebelum penendang mengambil bola, ia mengamati bahasa tubuh, posisi badan, hingga arah pandangan lawan sebagai bahan pertimbangan sebelum menentukan arah lompatan.
Swiss selanjutnya akan menghadapi juara bertahan Argentina di babak perempat final. Meski mengakui lawannya lebih diunggulkan, Kobel menegaskan timnya memiliki keyakinan dan kualitas untuk memberikan perlawanan terbaik.
.png)