Arema FC Pertahankan Tujuh Pemain Lokal, Perkuat Fondasi Tim Hadapi Super League 2026/2027

17 Juni 2026 20:51 17 Jun 2026 20:51

Nurul Aliyah, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Arema FC Pertahankan Tujuh Pemain Lokal, Perkuat Fondasi Tim Hadapi Super League 2026/2027

Dendi Santoso menjadi salah satu pemain senior yang dipertahankan Arema FC untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. (Foto: Instagram @dendisantoso)

KETIK, MALANG – Arema FC memastikan tetap mempertahankan tujuh pemain lokal yang menjadi bagian penting skuad pada musim lalu. Langkah ini menjadi bagian dari strategi klub untuk menjaga fondasi tim sekaligus mematangkan komposisi pemain dalam menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

Ketujuh pemain yang dipastikan tetap berseragam Singo Edan adalah Alfarizi, Dendi Santoso, Jayus Hariono, Bayu Setiawan, Dwiki Mardiyanto, Dimas Aryaguna, dan Achmad Maulana Syarif.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan keputusan mempertahankan ketujuh pemain tersebut didasarkan pada kontribusi yang mereka berikan, baik di dalam maupun di luar lapangan.

"Kami ingin mempertahankan kerangka tim yang sudah ada. Mereka memiliki peran masing-masing dan menjadi bagian penting dalam perjalanan Arema FC musim lalu. Selain kualitas di lapangan, mereka juga memahami kultur klub dan menjadi contoh bagi pemain-pemain muda," ujar Yusrinal.

Menurutnya, keberadaan para pemain lokal tersebut menjadi bagian penting dari upaya klub menjaga identitas Arema FC yang selama ini dikenal memiliki ikatan kuat dengan pemain-pemain asal Malang maupun jebolan akademi sendiri.

Tiga nama senior, yakni Alfarizi, Dendi Santoso, dan Jayus Hariono, tetap menjadi simbol loyalitas sekaligus identitas Singo Edan. Ketiganya telah menghabiskan banyak musim bersama Arema FC dan memiliki peran penting, tidak hanya saat bertanding, tetapi juga sebagai pemimpin di ruang ganti.

Alfarizi yang kini menjadi salah satu pemain paling senior masih dipercaya berkat pengalaman dan jiwa kepemimpinannya. Sementara Dendi Santoso, yang dikenal sebagai one club man, dinilai masih memiliki peran penting bagi tim. Adapun Jayus Hariono tetap menjadi andalan di lini tengah berkat konsistensi penampilannya.

Selain mempertahankan pemain senior, Arema FC juga tetap memberi ruang bagi pemain muda untuk berkembang. Bayu Setiawan, Dwiki Mardiyanto, dan Dimas Aryaguna yang merupakan lulusan Akademi Arema dinilai menunjukkan perkembangan positif sepanjang musim lalu sehingga kembali masuk dalam proyeksi tim musim depan.

Satu nama lain yang juga dipastikan bertahan adalah bek muda Achmad Maulana Syarif. Musim lalu, ia harus menepi cukup lama akibat cedera yang dialaminya. Padahal, sebelum mengalami cedera, penampilan Achmad Maulana sempat mencuri perhatian hingga masuk dalam radar Timnas Indonesia.

Meski demikian, manajemen Arema FC tetap memberikan kepercayaan penuh kepada pemain muda tersebut untuk kembali memperkuat lini pertahanan setelah pulih sepenuhnya.

"Achmad adalah aset penting bagi klub. Kami memahami situasi yang dialaminya musim lalu karena cedera, tetapi kualitasnya sudah terbukti. Kami percaya dia bisa kembali lebih kuat dan memberikan kontribusi besar untuk tim," kata Yusrinal.

Dengan mempertahankan tujuh pemain lokal tersebut, Arema FC berharap mampu menjaga keseimbangan antara pengalaman dan regenerasi dalam skuad. Para pemain senior diharapkan tetap menjadi penopang tim sekaligus membimbing para pemain muda agar terus berkembang. (*)

Tombol Google News

Tags:

Arema FC Klub Sepak Bola Sepak Bola Malang Kota Malang Bursa Transfer Arema FC Info Arema FC Berita Arema FC