KETIK, SURABAYA – Asrama Haji Debarkasi Surabaya telah menerima kepulangan 100 kloter atau sekitar 37.865 jemaah dan petugas haji hingga Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 11.00 WIB.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, mengatakan proses pemulangan terus berlangsung dengan mengedepankan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah.
"Alhamdulillah, hingga hari ke-27 operasional, sebanyak 100 kloter telah kembali melalui Debarkasi Surabaya atau sekitar 86 persen dari total jemaah dan petugas," katanya, dikutip dari keterangan resmi.
Selain itu, As'adul Anam juga melaporkan terdapat enam jemaah haji yang wafat dalam proses kepulangan. Satu orang wafat di pesawat, sedangkan lima jemaah lainnya meninggal dunia setelah tiba di Debarkasi Surabaya.
"Kami turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga jemaah yang wafat, baik di Tanah Suci maupun dalam proses kepulangan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah mereka, mengampuni dosa-dosanya, dan menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya. Kami juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan," lanjutnya.
Hingga hari ke-27 operasional, masih terdapat 15 jemaah yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Mereka yang masih menjalani perawatan tersebut belum dapat kembali ke Tanah Air bersama kloternya masing-masing.
"Kami terus memonitor kondisi jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi. Semoga mereka segera diberikan kesembuhan sehingga dapat kembali ke Indonesia dan berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat," pungkas As'adul Anam.
Berikut daftar jemaah haji Debarkasi Surabaya yang wafat:
- Hery Widianto (69 tahun) asal Kota Malang, wafat di pesawat.
- Wayan Rohani Suwasti (63 tahun) asal Kota Malang, wafat di Debarkasi Surabaya.
- Kasijatin Tiba (70 tahun) asal Kota Pasuruan, wafat di Debarkasi Surabaya.
- Marsinah Marjan (72 tahun) asal Kabupaten Bojonegoro, wafat di Debarkasi Surabaya.
- Darsiman Samsuri (61 tahun) asal Kabupaten Tuban, wafat di Debarkasi Surabaya.
- Sri Oetarti (60 tahun) asal Kota Surabaya, meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis.
.png)