Yoseph Agus Tomo Gelar Pameran Tunggal The Imaginary Bodies, Kurator Sampaikan Filosofi Tentang Pencipta

13 Oktober 2026 18:13 13 Okt 2026 18:13

Fitra Herdian, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Yoseph Agus Tomo Gelar Pameran Tunggal The Imaginary Bodies, Kurator Sampaikan Filosofi Tentang Pencipta

Pengunjung menyaksikan pameran The Imaginary Bodies di Artotel Grand Prima Surabaya. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Seniman Yoseph Agus Tomo menggelar pameran tunggal berjudul The Imaginary Bodies di Artotel Grand Prima, Surabaya, Selasa, 13 Oktober 2026. Ia membawa 10 lukisan terbaiknya untuk dipamerkan kepada para penikmat seni di Kota Pahlawan.

Kurator Yoseph, Frigidanto Agung mengatakan, dipilihnya tema The Imaginary Bodies karena ia ingin menyampaikan filosofi. Bahwa gambaran tubuh, merupakan komunikasi dengan pencipta.

"Kalau melihat bahwa tubuh ini sebenarnya punya filosofi sebuah project. Tubuh kita itu sebenarnya sebuah project dari kekuasaan tertinggi," kata Frigidanto.

Sehingga, lanjutnya, apabila berbicara mengenai tubuh, maka tidak perlu ada perdebatan. Hal ini karena tubuh seorang manusia sudah diciptakan sedemikian rupa dari sang pencipta.

"Kalau tubuh perkara tubuh meresponsnya gimana? Kalau menurut saya enggak usah direspons karena itu mempengaruhi kesadaran kita," lanjutnya.

Lebih lanjut, jika berbicara mengenai tubuh konteksnya dapat bermacam-macam, sesuai dengan pemiliknya. "Misalnya ketika tubuh berhubungan dengan kekuasaan, tubuh berhubungan dengan kehidupan sosial," imbuhnya.

Selama persiapan, Frigidanto mengungkapkan sempat kesulitan melihat banyaknya karya Yoseph yang beraliran surealis ini hingga menjadi 10 lukisan saja.

"Hampir dua minggu saya melakukan kurasi. Ini sangat berat (memilih) menurut saya. Tapi setelah berdiskusi akhirnya bisa mendapatkan kesamaan, hingga akhirnya dipamerkan," jelasnya.

Kehadiran The Imaginary Bodies menjadi bagian dari komitmen Artotel Grand Prima Surabaya dalam menghadirkan pengalaman hospitality yang berbeda melalui perpaduan seni, kreativitas, dan gaya hidup.

Tidak hanya menawarkan pengalaman menginap, hotel ini juga memberikan kesempatan bagi tamu untuk berinteraksi langsung dengan karya seni dalam ruang yang menjadi bagian dari keseharian mereka selama berada di hotel.

“Melalui pameran The Imaginary Bodies, kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi para tamu dan masyarakat Surabaya. Bagi kami, hotel bukan hanya tempat untuk menginap, tetapi juga ruang untuk menikmati seni, menemukan inspirasi, dan terhubung dengan kreativitas. Melalui Artspace, kami berharap karya-karya seniman dapat semakin dekat dengan masyarakat dan dinikmati oleh siapa saja, termasuk pengunjung yang ingin datang khusus untuk mengapresiasi karya seni tanpa harus menginap,” ujar General Manager Teddy Patrick. (*)

Tombol Google News

Tags:

pameran lukisan pameran lukisan Surabaya Pameran Tunggal The Imaginary Bodies Artotel Grand Prima Surabaya