KETIK, JAKARTA – Ampela ayam dapat menjadi salah satu pilihan lauk sumber protein dan mineral. Dalam 100 gram ampela ayam matang, kandungan proteinnya mencapai sekitar 30,4 gram, disertai zat besi, vitamin B12, dan zink yang dibutuhkan tubuh.
Dosen Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Muhammad Aries, SP, MSi, menjelaskan bahwa ampela tetap memiliki nilai gizi yang baik meskipun termasuk kelompok jeroan. Dibandingkan banyak jenis jeroan lainnya, ampela relatif tinggi protein dan rendah lemak total.
“Ampela ayam dapat dikategorikan sebagai pangan bergizi tinggi. Dalam 100 gram ampela ayam matang, terdapat sekitar 30,4 gram protein, 3,2 miligram zat besi, 1 mikrogram vitamin B12, dan 4,4 miligram zink,” jelasnya.
Peran Protein dan Mineral bagi Tubuh
Aries menjelaskan bahwa kandungan protein dalam ampela ayam dapat mendukung pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh. Sementara itu, zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah, vitamin B12 mendukung fungsi saraf, dan zink membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.
Kandungan tersebut membuat ampela ayam dapat menjadi variasi sumber protein hewani dalam menu sehari-hari. Namun, nilai gizi yang tinggi tidak berarti seseorang dapat mengonsumsinya tanpa memperhatikan porsi dan keseimbangan makanan secara keseluruhan.
Ampela ayam juga mengandung kolesterol cukup tinggi. Karena itu, pemilihan porsi dan frekuensi konsumsi perlu menjadi pertimbangan, terutama bagi orang yang memiliki kolesterol darah tinggi, penyakit jantung, atau gangguan asam urat.
Untuk memahami cara mengonsumsi ampela secara lebih bijak, masyarakat juga perlu memperhatikan kadar kolesterolnya serta memilih metode memasak yang tidak menambahkan terlalu banyak minyak, santan, atau garam. (*)
