Bisnis di Timur Tengah, Keluarga Donald Trump Raup Rp5,39 Triliun Sepanjang 2025

4 Juli 2026 19:41 4 Jul 2026 19:41

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Bisnis di Timur Tengah, Keluarga Donald Trump Raup Rp5,39 Triliun Sepanjang 2025

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, berbicara di Gedung Putih, 29 Juni 2026. (Foto: REUTERS/Aaron Schwartz)

KETIK, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan keluarganya memperoleh pendapatan sekitar US$300 juta atau setara Rp5,39 triliun sepanjang 2025 dari berbagai bisnis di kawasan Timur Tengah.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis, dana tersebut mengalir ke sejumlah entitas bisnis milik keluarga Trump, dengan sektor kripto dan properti menjadi penyumbang terbesar.

Laporan yang dikutip dari The Wall Street Journal menyebutkan kawasan Timur Tengah menjadi sumber pendapatan asing terbesar bagi bisnis keluarga Trump selama 2025.

Sumber pemasukan terbesar berasal dari penjualan separuh kepemilikan saham Trump di perusahaan kripto World Liberty Financial.

Dari transaksi tersebut, Trump dilaporkan meraup sekitar US$263 juta atau setara Rp4,73 triliun.

Transaksi itu melibatkan entitas yang didukung Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan, anggota keluarga kerajaan Uni Emirat Arab sekaligus saudara Presiden Uni Emirat Arab.

Selain bisnis kripto, pemasukan keluarga Trump juga berasal dari sektor properti.

Pendapatan diperoleh melalui kerja sama lisensi dengan dua pengembang di Timur Tengah yang membangun menara serta lapangan golf bermerek Trump dalam tiga tahun terakhir.

Pendapatan dari perjanjian lisensi luar negeri milik Trump Organization juga mengalami peningkatan signifikan.

Setelah hanya mencatatkan pendapatan sekitar US$9 juta pada 2022 dan US$8 juta pada 2023, angka tersebut meningkat menjadi US$45 juta pada 2024 ketika Trump bersiap kembali ke Gedung Putih.

Pada 2025, pendapatan lisensi kembali naik menjadi US$59 juta seiring pengembangan sejumlah proyek baru di India, Vietnam, dan Rumania.

Di sektor aset digital, World Liberty Financial juga mencatat keuntungan besar dari penjualan token kripto.

Trump melaporkan lebih dari US$500 juta dari penjualan token yang terkait dengan perusahaan tersebut, meski nilai token itu kemudian mengalami penurunan tajam di pasar.

World Liberty Financial didirikan pada 2024 oleh keluarga Trump bersama keluarga Witkoff dan sejumlah pengusaha kripto.

Awalnya, Trump dan keluarganya menguasai 75 persen saham perusahaan sebelum menjual separuh kepemilikannya kepada entitas yang didukung Sheikh Tahnoon.

Secara keseluruhan, pendapatan Trump dari aset kripto sepanjang 2025 dilaporkan melampaui US$1,4 miliar.

Sekitar US$800 juta berasal dari World Liberty Financial, sedangkan sekitar US$635 juta diperoleh dari penjualan koin meme bermerek Trump.

Sementara itu, bisnis lapangan golf dan resor juga menunjukkan pertumbuhan positif. Pendapatan dari sektor tersebut meningkat sekitar 15 persen menjadi lebih dari US$500 juta.

Pendapatan resor Mar-a-Lago bahkan hampir dua kali lipat hingga mencapai US$77 juta.

Di sisi lain, data Chainalysis menunjukkan lonjakan keuntungan dari penjualan koin meme Trump terjadi di tengah kerugian yang dialami sekitar 764.000 dompet kripto yang mayoritas dimiliki investor ritel atau investor kecil.(*)

Tombol Google News

Tags:

Donald Trump World Liberty Trump Organization Sheikh Tahnoon Uni Emirat Timur Tengah Bisnis Kripto aset digital Koin Meme Mar A Lago Pendapatan Trump Amerika Serikat Info Amerika Berita Amerika