Satpam Heroik di Kota Malang Tewas Ditusuk Maling, Anak Ungkap Sosok Ayah Pantang Mengeluh

11 Mei 2026 15:00 11 Mei 2026 15:00

Kukuh Kurniawan, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Satpam Heroik di Kota Malang Tewas Ditusuk Maling, Anak Ungkap Sosok Ayah Pantang Mengeluh

Harianto saat menunjukkan sepeda motor milik ayahnya yang digunakan untuk mengejar pelaku hingga ke pinggir Jalan Raya Cemorokandang Kota Malang, Senin, 11 Mei 2026. Sepeda motor inilah yang juga menjadi saksi bisu ketika Mat Suhadi atau akrab dipanggil Pak Min berduel dengan pelaku hingga berujung penusukan. (Foto: Ketik.com)

KETIK, MALANG – Meninggalnya Mat Suhadi (51) Satpam Kota Malang meninggal ditusuk maling, membawa duka sangat mendalam bagi pihak keluarga. Di mata keluarga, Pak Min yang merupakan panggilan akrabnya dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dan pekerja keras. 

Saat ditemui oleh Ketik.com di rumah duka di Jalan Slamet RT 6 RW 3 Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang, anak korban bernama Harianto (32) menceritakan bahwa ayahnya telah bekerja sebagai satpam perumahan sejak enam bulan yang lalu. 

"Kalau kesehariannya, saat siang kerja sebagai petani maupun tukang bangunan. Tetapi kalau malam, ya jaga sebagai satpam perumahan dan berangkatnya selepas isya dan pulangnya pagi," jelas Harianto, Senin, 11 Mei 2026.

Dirinya mengaku, bahwa ayahnya itu merupakan sosok yang berdedikasi dan pekerja keras. Tidak pernah sekalipun lalai atau mengeluh terhadap pekerjaannya tersebut. 

"Bapak ini sosok yang pekerja keras dan selalu bertanggung jawab dalam pekerjaannya," ungkapnya. 

Terkait dengan kejadian yang dialami tersebut, Harianto mengaku hanya bisa pasrah dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Ia yakin, polisi dapat segera menangkap para pelaku. 

"Kami sudah melaporkan kejadian ini ke polisi. Saya yakin polisi bekerja dengan baik dan sebagai perwakilan keluarga, saya berharap pelaku dapat secepatnya tertangkap," tandasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang petugas keamanan (satpam) perumahan Cemara Diamond Townhouse Malang bernama Mat Suhadi (51) dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) pada Minggu, 10 Mei 2026 pagi. Sebelum meninggal, korban menjalani perawatan intensif akibat ditusuk maling setelah berupaya menggagalkan aksi pencurian.

Dari informasi yang didapat Ketik.com, kejadian yang dialami korban itu terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 WIB di dekat Jembatan Amprong Jalan Raya Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Ketika itu, korban memergoki pelaku yang sedang berhenti di pinggir jalan untuk membetulkan ikatan tali barang curian.

Diketahui, pelaku telah beraksi mencuri kusen jendela kantor pemasaran di lingkungan perumahan yang dijaga oleh korban. Saat dilakukan pengejaran dan dipergoki itulah, korban yang sendirian memukul pelaku dengan senter. 

Kemudian, pelaku melawan dan berduel dengan korban. Nahas, pelaku membawa senjata tajam dan langsung menusuk bagian perut kanan korban serta memukul bagian kepala. 

Selanjutnya, pelaku kabur meninggalkan lokasi kejadian. Kemudian, korban berupaya meminta pertolongan dengan mendatangi rumah keponakannya di Jalan Santoso yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Sempat menjalani operasi dan perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Namun, Tuhan berkehendak lain dan korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, 10 Mei 2026 sekitar pukul 07.30 WIB. (*)

Tombol Google News

Tags:

Satpam Tewas Ditusuk Berupaya Gagalkan Pencurian Jalan Raya Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang Mat Suhadi