KETIK, SURABAYA –
Anggota DPRD Kabupaten Malang berinisial UAM dan Anggota DPRD Banyuwangi berinisial ADR diduga diamankan pihak kepolisian di Surabaya terkait narkoba. Kabar tersebut beredar, Rabu, 30 September 2026.
Menyikapi hal itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan, pihaknya telah mengamankan 8 orang di salah satu hotel di Surabaya, Senin, 28 September 2026 dini hari. Mereka diduga terlibat pesta narkoba di hotel tersebut.
Dalam pemeriksaan, belakangan diketahui bahwa 3 orang diantaranya berstatus sebagai wakil rakyat dari kabupaten di wilayah Jawa Timur (Jatim). Delapan orang tersebut berinisial F, R, K, N, Ro, U, Ar, dan A.
"Kami amankan dan proses sesuai hukum yang berlaku," ujar Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto, melalui pesan aplikasi WhatsApp yang dikirimkan kepada Ketik.com.
Pengamanan ini bermula dari informasi masyarakat adanya pecandu narkoba yg berprofesi sebagai karyawan swasta berinisial N sedang pesta narkoba di kamar hotel. Selanjutnya dilakukan penggerebegan di kamar hotel dimaksud dan didapati ada 8 orang sedang menggunakan narkoba.
Polisi berhasil menyita satu plastik sabu bekas pakai, 2 butir pil ekstasi warna kuning, alat hisap, korek, dan satu bungkus rokok bekas yang digunakan untuk menyimpan sabu.
Dari keterangan Sdr. N, yang bersangkutan membeli narkoba dan ekstasi dari seseorang berinisial C (DPO) di salah satu alamat di wilayah Surabaya.
Hasil penyidikan dan tes urine, diketahui 7 orang menggunakan ekstasi, sementara N, mengkonsumsi Shabu dan Ekstasi. Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memastikan pihaknya akan memproses sesuai prosedur yang berlaku.
Ditambahkan lagi oleh kasi humas bahwa barang bukti yang ditemukan tersebut jumlahnya dibawah batas yg diatur dalam Surat Edaran Mahkamah Agung (Sema) artinya proses hukumnya yaitu melalui mekanisme restorative justice.
"Kami proses restorative justice untuk delapan pelaku ini. Kami pastikan semua kami proses sesuai prosedur," terangnya.
Sedangkan ditanya mengenai 3 orang diantaranya berstatus sebagai wakil rakyat dari kabupaten di Jatim itu, hingga berita ini ditulis, Kasi Humas Polrestabes Surabaya belum menjawab pertanyaan tersebut. (*)
