KETIK, BATU – Wali Kota Batu Nurochman melaksanakan ziarah ke makam Mbah Batu di Desa Bumiaji, pada Rabu, 14 Oktober 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Batu.
Kegiatan tersebut diisi dengan doa bersama, tabur bunga, dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan Kota Batu.
Dalam ziarah tersebut, Nurochman bersama rombongan memanjatkan doa bagi arwah yang dimakamkan di kompleks makam Mbah Batu.
Tradisi ini menjadi bagian dari rangkaian tasyakuran Pemerintah Kota Batu (Pemkot Batu) dalam memperingati hari jadi daerah tahun ini.
Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur ini mengatakan, ziarah tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap tokoh yang memiliki peran penting dalam sejarah Kota Batu. Menurutnya, Mbah Batu dikenal masyarakat sebagai sosok yang berjasa dalam merintis perkembangan wilayah tersebut.
“Beliau kan satu tokoh yang dikenal di masyarakat Kota Batu sebagai bedah krawang Kota Batu. Maka kita tetap harus memuliakan atas jasa, ketauladanan yang telah beliau ajarkan kepada masyarakat Kota Batu,” ujarnya.
Ia menambahkan, penghormatan terhadap Mbah Batu tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan ziarah, tetapi juga dengan melanjutkan perjuangan serta cita-cita yang belum terwujud. Hal itu menjadi tanggung jawab pemerintah untuk meneruskan berbagai kebaikan yang telah diwariskan para pendahulu.
“Dalam rangkanya itu kita meneruskan apa yang jadi perjuangan-perjuangan beliau waktu itu yang belum tersampaikan. Cita-cita beliau yang belum tersampaikan barangkali itu kewajiban kami untuk kemudian bisa menindaklanjuti kebaikan-kebaikan itu,” katanya.
Rangkaian ziarah dalam rangka Hari Jadi ke-25 Kota Batu juga dijadwalkan berlangsung di sejumlah makam tokoh lainnya. Pada Rabu sore, rombongan akan melanjutkan ziarah ke makam Mbah Mayangsari di Desa Pesanggrahan.
Selanjutnya, pada Jumat, Pemkot Batu akan berziarah ke makam Wali Kota Batu periode 2002-2007 Imam Kabul, Wali Kota Batu periode 2007-2012 Edi Rumpoko, dan Wakil Wali Kota Batu periode 2002-2007 Muhammad Khudlori yang berada di wilayah Kediri.
Cak Nur menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tradisi yang dijalankan Pemkot Batu sebagai bagian dari ungkapan syukur atas capaian daerah dalam momentum peringatan hari jadi.
“Ini nanti tradisi di pemerintah kota Batu ketika melaksanakan tasyakuran atas capaian hari jadi ke-25 tahun ini,” pungkasnya.(*)
