KETIK, SURABAYA – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) merilis peringatan pasang air laut maksimum pada periode 4-14 Oktober 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut sehingga menyebabkan banjir rob melanda wilayah pesisir Surabaya.
Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, beberapa wilayah pesisir Indonesia juga turut berpotensi mengalami banjir rob. Di antaranya pesisir Sumatera Utara hingga pesisir Maluku.
Hal tersebut dipicu oleh fenomena Super New Moon yang terjadi saat fase bulan baru berada di titik terdekat dengan bumi sehingga memicu pasang air laut lebih tinggi dari biasanya. Fase tersebut diperkirakan terjadi pada 10 Oktober 2026.
Potensi banjir rob akan berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan maupun pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Kondisi ini berpotensi juga menimbulkan genangan, sehingga masyarakat dihimbau untuk selalu waspada. Kemudian, sering memantau informasi pasang surut air laut dan potensi banjir rob melalui BMKG.
Tak hanya itu, masyarakat juga diharapkan dapat memastikan kebersihan saluran, melaporkan jika ada tanggul yang rusak. Saat terjadi air pasang segera evakuasi menuju ruang yang aman. Hubungi call 112 apabila membutuhkan bantuan atau bisa melalui whatsapp chat 081-131-112-112. (*)
