KETIK, BOJONEGORO – Uji coba pemupukan tanaman padi menggunakan teknologi drone digelar di area persawahan Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Selasa, 21 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi pembinaan ketahanan pangan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Kodim 0813 Bojonegoro dan PT Solusi Tani Indonesia sebagai penyedia teknologi drone sprayer dan pupuk cair NPK.
Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Dedy Dwi Wijayanto, turut hadir dan menyaksikan langsung demonstrasi tersebut bersama jajaran Forkopimcam Dander, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta para petani setempat.
Dalam uji coba itu, drone pertanian berukuran sekitar satu meter diterbangkan dengan membawa 40 liter pupuk cair.
Alat tersebut mampu menyemprotkan pupuk secara otomatis sesuai luas lahan yang telah diatur melalui sistem kendali jarak jauh.
Teknologi canggih uji pemupukan tanaman padi siap mengunakan teknologi drone.
Menurut Dandim, pemanfaatan teknologi drone menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian, khususnya tanaman padi.
“Dengan drone, pekerjaan berat bisa dipermudah, biaya berkurang, waktu lebih efisien, dan hasil produksi lebih terjaga,” ujarnya.
Ia menilai, inovasi tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi pertanian dari sistem konvensional menuju pertanian modern yang lebih efektif dan berdaya saing.
Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani.
Ia menyebut teknologi pertanian modern seperti drone sangat dibutuhkan untuk meningkatkan hasil produksi petani.
“Ini bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sido Mukti, M. Zaenul Mustofa, mengaku terbantu dengan adanya teknologi tersebut.
Ia menilai penggunaan drone lebih hemat waktu, tenaga, dan biaya dibanding cara manual.
“Kami merasa sangat terbantu. Penggunaan lebih efektif dan efisien,” ungkapnya.
Melalui uji coba ini, diharapkan para petani di wilayah Dander semakin terbuka terhadap pemanfaatan teknologi modern guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.(*)
