KETIK, SURABAYA – Terus berupaya mengembangkan literasi di Provinsi Jawa Timur, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Provinsi Jawa Timur, menyelenggarakan Puncak Acara Gebyar Literasi pada Selasa 8 Oktober 2024.
Untuk Gebyar Literasi 2024 ini mengusung tema Pesona Literasi Jawa Timur, kegiatan ini merupakan rangkaian dari Program Hari Kunjungan Perpustakaan dan Hari Jadi Ke-79 Provinsi Jawa Timur sejak 14 September sampai 12 Oktober 2024.
Menurut Kepala Dinas Perpusip, Provinsi Jawa Timur, Tiat S Suwardi tujuan acara ini untuk mempromosikan literasi dan pesona Jawa Timur yang beragam.
"Tujuan program ini adalah untuk mempromosikan manfaat literasi da ragam pesona Jawa Timur, meningkatkan ketermanfaatan perpustakaan dan meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat," kata Tiat melalui keterangan tertulis pada Rabu 9 Oktober 2024.
Sementara itu Pj Gubernur diwakili Asisten III bidang Administrasi Umum, Setda Jatim, Akhmad Jazuli mengatakan bahwa Provinsi Jawa Timur terus berupaya meningkatkan literasi dan minat baca melalui pengembangan perpustakaan terakreditasi.
"Hal ini terbukti sampai Agustus 2024 Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah perpustakaan terakreditasi terbanyak di Indonesia, yaitu sejumlah 3.006 perpustakaan," katanya.
Gebyar Literasi diisi dengan berbagai kegiatan antara lain lomba kepustakawanan, peresmian inovasi Perpustaaan Kagem Moco Mlebet Griyo (Percoyo) pameran perpustakaan dan kearsipan, serta Galeri Majapahit dan Wali Limo, talk show dengan topik berdaya literasi, panggung hiburan seni.
Pameran dan bazar bertepat di halaman Kantor Disperpusip menampilkan Pameran Naskah Kuno dan IKON ruang Paper Kertas, Pameran Karya Cetak Karya Rekam (KCKR), Pameran TPBIS dan Laron Jatim, Pameran SIKN-JIKN, MKB, MOW, Restorasi Arsip, Pameran FKMSA, Pameran DWP Disperpusip, Pameran Hasil Karya Disabilitas (Kimunikasi Mata Hari), Bazar Buku Penerbit Erlangga, Mizan, Digido dan IKAPI.
Pameran juga menampilkan berbagai arsip statis dan video profil dari 32 perguruan tinggi anggota FKMSA. Pengunjung pameran dan bazar ini didominasi siswa dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan kampus di Surabaya.
Terus Promosikan Literasi, Disperpusip Jatim Gelar Gebyar Literasi
9 Oktober 2024 19:30 9 Okt 2024 19:30
Shinta Miranda, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Kunjungan dari Universitas Bhayangkara Surabaya ke acara Acara Gebyar Literasi. (Foto: Humas Disperpusip Jatim)
Tags:
Disperpusip Jatim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gebyar Literasi Hari Jadi Ke-79 Provinsi Jawa Timur Gebyar Literasi Prov Jatim pameran literasiBaca Juga:
HUT ke-5, Efi Suraningsih Puji Komunitas PACE yang Istiqomah Inspirasi Anak PacitanBaca Juga:
Hari Buku Nasional, Nurudin: Literasi Kunci Kemajuan Bangsa di Tengah Gempuran Konten DigitalBaca Juga:
Dorong Generasi Melek Finansial, OJK Jabar Gandeng UIN Sunan Gunung Djati BandungBaca Juga:
Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi BanjirBaca Juga:
Bupati Halsel Dorong Literasi Lewat Perpustakaan DesaBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
Ratusan Guru dan Kepsek Pemalang Terima SK Penugasan, Sejumlah Kepala SD Kecewa Dipindah Jauh dari Domisili
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
