Tekan Stunting, Desa Jabalsari Diganjar Apresiasi dari DPMD Provinsi Jatim

24 Oktober 2026 18:55 24 Okt 2026 18:55

Sugeng Hariyadi, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Tekan Stunting, Desa Jabalsari Diganjar Apresiasi dari DPMD Provinsi Jatim

Berhasil menekan angka stunting hingga menyisakan 1 kasus saja, Desa Jabalsari diganjar apresiasi berupa dukungan sarana dan prasarana (sarpras) Posyandu dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur.( Foto: Hariya/Ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Prestasi membanggakan diukir Pemerintah Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. 

Berhasil menekan angka stunting hingga menyisakan 1 kasus saja, Desa Jabalsari diganjar apresiasi berupa dukungan sarana dan prasarana (sarpras) Posyandu dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur.

Penyerahan bantuan sarpras ini difasilitasi oleh DPMD Kabupaten Tulungagung dan berlangsung meriah di Desa Jabalsari pada Sabtu 24 Oktober 2026 pagi.

Apresiasi berupa bantuan fisik ini bukan tanpa alasan. Desa Jabalsari tercatat sebagai salah satu desa penerima nilai tertinggi untuk kategori Desa Berkinerja Baik pada penilaian konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025.

Bantuan yang diserahkan Pemprov Jatim untuk menunjang operasional kader Posyandu di lapangan terbilang sangat lengkap, di antaranya 1 unit laptop, 2 unit Handy Talky (HT), 2 unit tenda lipat Posyandu, 1 unit kursi roda, dan 10 unit Rompi kader Posyandu

Kepala Desa Jabalsari, Mahmudi, mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan signifikan program pencegahan stunting di wilayahnya. Berkat berbagai inovasi dan kerja keras para kader, angka stunting di Desa Jabalsari kini tinggal menghitung jari.

"Berkat berbagai upaya dan inovasi yang telah dilaksanakan, jumlah kasus stunting di desa kami saat ini berhasil ditekan hingga tersisa satu kasus," ujar Mahmudi.

Ia menegaskan, capaian ini menjadi pelecut semangat bagi pemerintah desa untuk terus memperkuat layanan kesehatan masyarakat, meningkatkan peran aktif para kader, serta mengoptimalkan intervensi stunting secara berkelanjutan. 

Bantuan sarpras ini juga nantinya akan berada di bawah monitoring dan evaluasi berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, DPMD Provinsi, hingga Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Dukungan fasilitas baru ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelembagaan Posyandu di Desa Jabalsari dalam menerapkan 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara terintegrasi.

Acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri jajaran pejabat penting, antara lain Kepala DPMD Provinsi Jawa Timur Budi Sarwoto, Kabid Kemasyarakatan Desa DPMD Jatim Tri Yuwono, Sekretaris DPMD Kabupaten Tulungagung Ida Putu Lukitowati, serta Sekretaris Kecamatan Sumbergempol Tatag Ishwara.

Hadir pula Ketua Tim Pembina Posyandu Desa Jabalsari, perangkat desa, BPD, lembaga kemasyarakatan desa, dan puluhan kader Posyandu yang menyambut antusias amunisi fasilitas baru tersebut.

Dengan kolaborasi yang solid dan fasilitas yang makin memadai, Desa Jabalsari kini siap melangkah menjadi rujukan Posyandu terintegrasi yang mampu menjamin kualitas kesehatan serta pemenuhan pelayanan dasar bagi seluruh warganya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Dpmd Tulungagung Dpmd Jawa Timur Pemerintah Desa Jabalsari