KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman menjalin kemitraan strategis dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah. Kesepakatan bersama ini menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang lebih kuat dan inklusif di wilayah Sleman.
Nota kesepahaman (MoU) ditandatangani oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dan Area Manager BSI Yogyakarta, Hari Nopa Kurniawan, pada Senin, 8 September 2025 di Ruang Rapat Sembada Setda Kabupaten Sleman.
Kolaborasi ini mencakup empat aspek utama: literasi keuangan syariah, penyelenggaraan pembayaran pajak daerah, layanan perbankan di Mal Pelayanan Publik, serta monitoring dan evaluasi program bersama.
Dalam sambutannya, Bupati Harda Kiswaya mengapresiasi kerja sama ini sebagai fondasi penting.
"Literasi keuangan syariah tidak hanya membantu masyarakat mengelola keuangan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual dan moral yang menjunjung tinggi keadilan, transparansi, dan kepedulian sosial," ujar Bupati Harda.
Ia menambahkan, kemitraan ini diharapkan tidak hanya mendukung pengelolaan keuangan pribadi masyarakat, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.
Selain literasi, kerja sama ini juga bertujuan mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak daerah melalui sistem BSI. Kemudahan akses ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus menaikkan pendapatan asli daerah (PAD) Sleman.
Sementara itu Area Manager BSI Yogyakarta, Hari Nopa Kurniawan menyatakan kegembiraannya menjadi mitra strategis Pemkab Sleman.
"Kami berharap sinergi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh," tutupnya. (*)
Sleman Gandeng BSI, Dorong Literasi Keuangan Syariah dan Tingkatkan PAD
9 September 2025 00:06 9 Sep 2025 00:06
Fajar Rianto, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dan Area Manager BSI Yogyakarta, Hari Nopa Kurniawan usai menandatangi Nota kesepahaman (MoU), Senin, 8 September 2025, disaksikan Wabup Sleman Danang Maharsa (paling kanan) dan Sekda Sleman ( paling kiri). (Foto: Prokompim Sleman)
Tags:
Pemerintah Kabupaten Sleman Bank Syariah Indonesia Bupati Harda Kiswaya Literasi Keuangan Syariah Kerja Sama BSI Sleman Pajak Daerah Ekonomi Inklusif PAD SlemanBaca Juga:
Jejak Sejarah Pabrik Gula Beran Sleman di Balik Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026Baca Juga:
Pendapatan Daerah Banten Capai Rp5,54 Triliun hingga 31 Agustus 2026Baca Juga:
Bapenda Lebak Catat Lima Tempat Karaoke Terdaftar, Pajak Hiburan Capai Rp748 Juta pada 2025Baca Juga:
Tertinggal Jauh dengan Konvensional, FKIJK Kediri-Madiun Gandeng Media untuk Dorong Penguatan Ekosistem SyariahBaca Juga:
Menembus Standar Global, Sleman Kokohkan Langkah Menuju Kota Film Dunia UNESCO 2027Berita Lainnya oleh Fajar Rianto
17 September 2026 21:50
Kunker Spesifik di Kejati DIY, Komisi III DPR RI Puji Sinergi Penegak Hukum Jogja
17 September 2026 16:35
Komisi III DPR Monitoring Penegakan Hukum di Kejati DIY, Tekankan Kasus Bank dan Narkoba
17 September 2026 11:11
Lantai Tiga Kosong, Pejabat Disperindag Sleman Bungkam Soal Sepinya Pasar Godean
16 September 2026 16:00
Kasus Narkoba Mendominasi, Kejari Sleman Musnahkan BB 154 Perkara dan Siapkan Balai Rehab
16 September 2026 11:16
Megah di Luar, Lesu di Dalam: 61 Persen Kios Belum Beroperasi
