KETIK, TULUNGAGUNG – Berkembangnya isu dan aspirasi berkembang di masyarakat terkait kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Tulungagung muncul klarifikasi tegas dari pihak yang bersangkutan.
Bahwa desas-desus atau dorongan agar Deni Wijaya sebagai CEO Sinar Papua maju dalam Pilkades murni merupakan aspirasi dari masyarakat, bukan berasal dari dirinya pribadi.
Deni Wijaya secara terbuka membantah dan menegaskan bahwa dirinya tidak akan maju ataupun berkeinginan untuk berkontestasi dalam Pilkades tersebut.
"Jika dorongan dari masyarakat semakin kuat, tetapi dengan kondisi saya yang sudah memperjelas saya tidak akan maju, tetap kita wadahi aspirasi masyarakat dengan kita menunjuk atau merangkul calon yang lebih berkompeten lagi di bidangnya," ujar Deni kepada awak media pada Senin, 12 Oktober 2026 pagi.
Meski tidak berniat maju dalam bursa pencalonan, komitmennya untuk membangun desa dan melayani masyarakat tidak surut.
Deni menyampaikan bahwa dirinya masih disibukkan dengan berbagai faktor kegiatan. Oleh karena itu, pengabdian, bakti, serta kontribusi untuk kemajuan desa tidak harus selalu melalui jabatan pemerintahan.
Secara pribadi maupun individu, kontribusi nyata dapat dilakukan melalui berbagai cara tanpa harus melihat besar atau kecilnya bentuk pengabdian.
Yang terpenting adalah menyatukan niat untuk merangkul serta mencari figur calon pemimpin yang benar-benar dapat dipercaya oleh masyarakat. (*)
