Jalan Nasional di Lebak Ini Langganan Rusak, Warga: Bahan Apa yang Dipakai?

12 Oktober 2026 16:32 12 Okt 2026 16:32

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail Jalan Nasional di Lebak Ini Langganan Rusak, Warga: Bahan Apa yang Dipakai?

Kerusakan badan jalan Kondisi jalan di ruas By Pass Soekarno-Hatta, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, yang kembali rusak. Lubang dan genangan air terlihat di permukaan jalan saat kendaraan melintas, (12/10/2026). (Foto: Abdul Kohar/Ketik.com)

KETIK, LEBAK – Jalan nasional di ruas By Pass Soekarno-Hatta, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, kembali mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Warga pun mempertanyakan kualitas bahan yang dipakai, karena jalan tersebut dinilai langganan rusak meski sudah berulang kali diperbaiki.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan terlihat di perempatan Pasir Jati, Cijoro Lebak, dan di depan Gedung Sakinah. Permukaan aspal tampak terkelupas, berlubang, dan tidak rata. Di beberapa bagian, genangan air juga menutupi permukaan jalan yang rusak.

Kondisi itu membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas. Pengendara sepeda motor berpotensi kehilangan keseimbangan ketika melewati lubang, terlebih saat permukaan jalan basah.

Foto Aspal terkelupas di tepi jalan
Kerusakan aspal di sisi badan jalan pada ruas By Pass Soekarno-Hatta, Rangkasbitung, (12/10/2026). (Foto: Abdul Kohar/Ketik.com)Aspal terkelupas di tepi jalan Kerusakan aspal di sisi badan jalan pada ruas By Pass Soekarno-Hatta, Rangkasbitung, (12/10/2026). (Foto: Abdul Kohar/Ketik.com)

Salah seorang pengguna jalan asal Rangkasbitung, Burhan, mengatakan kerusakan di titik-titik tersebut bukan kali pertama terjadi. Perbaikan disebut sudah sering dilakukan, tetapi jalan kembali rusak hanya dalam beberapa minggu.

"Iya, sering dilakukan perbaikan jalan di dua titik tersebut," kata Burhan kepada wartawan saat ditemui di lokasi, Senin 12 Oktober 2026.

Burhan mempertanyakan kualitas pekerjaan dan material yang digunakan saat perbaikan. Menurutnya, kerusakan selalu kembali muncul di titik yang sama tidak lama setelah pekerjaan selesai.

"Kerusakannya di titik itu saja. Entah menggunakan bahan apa saat perbaikan, karena selang beberapa minggu rusak kembali," ujarnya.

Kerusakan berulang itu dinilai tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga memunculkan pertanyaan soal efektivitas pemeliharaan jalan nasional di Lebak. Perbaikan semestinya bisa membuat jalan layak dilalui dalam jangka waktu yang wajar.

Selain soal kualitas, Burhan juga menyoroti tidak adanya papan informasi pekerjaan di lokasi. Warga jadi tidak tahu berapa anggaran yang digunakan, siapa pelaksananya, dan apa saja lingkup pekerjaannya.

"Kami juga ingin mengetahui anggaran perbaikan jalan tersebut. Kalau ada papan informasi, setidaknya warga bisa mengetahui berapa anggaran yang dihabiskan. Ini tidak ada, jadi terkesan tidak transparan. Seharusnya masyarakat juga mengetahui informasi tersebut," katanya.

Hingga berita ini ditulis, wartawan masih berupaya memperoleh konfirmasi dan hak jawab dari pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten terkait kerusakan berulang di ruas jalan nasional tersebut, termasuk mengenai metode perbaikan, kualitas material, dan informasi anggaran. (*)

Tombol Google News

Tags:

Jalan Rusak Lebak By Pass Soekarno-hatta Jalan Nasional Rangkasbitung Pasir Jati Cijoro Lebak Gedung Sakinah BPJN Banten Jalan Berlubang Lebak Perbaikan Jalan Lebak Kabupaten Lebak banten