Dua Warga Kota Batu Tewas Diduga Keracunan Minuman Racik, Polisi Tunggu Hasil Labfor Polda Jatim

6 Mei 2026 10:00 6 Mei 2026 10:00

Dafa Wahyu P., Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Dua Warga Kota Batu Tewas Diduga Keracunan Minuman Racik, Polisi Tunggu Hasil Labfor Polda Jatim

Ilustrasi tiga lelaki sedang minum minuman misterius di sebuah rumah. (Foto: Gemini AI)

KETIK, BATU – Kasus dugaan keracunan minuman yang menewaskan dua pria di Kota Batu mulai terungkap. Kasatreskrim Polres Batu menyebut peristiwa bermula dari konsumsi cairan yang diracik di sebuah rumah kontrakan di Jalan Sarimun, Kelurahan Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Laporan kejadian ini diterima aparat kepolisian pada Selasa, 5 Mei 2026. Dua korban meninggal dunia masing-masing berinisial KJ (36) dan IH (29), sementara satu orang lainnya, DW (40), hingga kini masih menjalani perawatan intensif.

Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Joko Suprianto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa para korban diduga mengonsumsi minuman berwarna putih kecokelatan sebelum kondisi mereka memburuk.

“Kami menerima laporan adanya dua korban meninggal dunia setelah mengonsumsi minuman berwarna putih kecokelatan. Satu korban meninggal di rumah, satu lainnya di rumah sakit, dan satu orang masih dalam perawatan,” ujarnya, Rabu, 6 Mei 2026.

Berdasarkan penyelidikan awal, kejadian ini berawal pada Minggu, 3 Mei 2026. Saat itu, DW diduga meracik minuman dalam sebuah mangkuk, yang kemudian dikonsumsi bersama KJ dan IH di rumah kontrakan mereka.

Keesokan harinya, ketiganya sempat beraktivitas di Pasar Among Tani dengan membawa botol berisi cairan serupa. Sekitar pukul 07.30 WIB, mereka kembali ke rumah IH di Desa Oro-Oro Ombo dalam kondisi tidak stabil.

“Berdasarkan keterangan saksi DH dan LF, yang merupakan orang tua salah satu korban, ketiganya pulang dalam kondisi sempoyongan. Setelah itu, KJ dan IH langsung beristirahat,” jelasnya.

Namun, kondisi kedua korban memburuk pada Senin malam. IH sempat mengeluhkan sakit perut dan gangguan penglihatan sebelum dilarikan ke rumah sakit, dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. 

Sementara itu, KJ lebih dahulu ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Dalam proses penyelidikan, Satreskrim Polres Batu telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain sisa cairan dalam botol galon, mangkuk dan gelas yang digunakan, serta ponsel milik korban yang berisi dokumentasi saat mengonsumsi minuman tersebut.

AKP Joko Suprianto menambahkan, pihaknya masih menunggu kondisi DW membaik untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Saat ini korban DW masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi belum stabil, sehingga belum dapat memberikan keterangan secara jelas,” katanya.

Selain itu, polisi juga menunggu hasil uji laboratorium forensik dari Polda Jawa Timur guna memastikan kandungan zat dalam cairan yang dikonsumsi para korban.

Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terus dilakukan untuk mengungkap secara pasti kronologi dan penyebab kejadian tersebut.

“Kami meminta masyarakat untuk bersabar karena proses penyelidikan masih berlangsung. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

kasus keracunan Minuman Misterius Polres Batu Satreskrim Polres Batu Berita Kota Batu Info Kota Batu