KETIK, MOJOKERTO – Malam di Amphitheater Taman Bahari Majapahit menjadi berbeda pada Sabtu, 27 Juni 2026. Gemerlap lampu dan sorakan mewarnai kemenangan Digo Rizky Pranata Agung dan Adia Tsallata Berliana R sebagai Gus dan Yuk Kota Mojokertodalam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Gus dan Yuk Kota Mojokerto Tahun 2026.
Sukses acara gelaran Gus Yuk Kota Mojokerto sekaligus memperingati HUT ke-108 Kota Mojokerto ini tak lepas dari peran para Tim Kreatif Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kota Mojokerto yang di nahkodai Ani Wijaya selaku Kepala Disporapar Kota Mojokerto.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa Pemilihan Duta Wisata Gus Yuk bukan sekadar ajang kompetisi tahunan, melainkan wadah strategis untuk memberdayakan generasi muda sebagai mitra pemerintah dalam mempromosikan potensi pariwisata, budaya, sejarah, dan ekonomi kreatif Kota Mojokerto.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberikan sambutan di acara pemilihan Gus dan Yuk Kota Mojokerto 2026. (Foto: Humas pemkot mojokerto/ ketik.com)
"Pemilihan Duta Wisata Gus Yuk bukan sekadar ajang kompetisi untuk memilih putra-putri terbaik Kota Mojokerto. Ajang ini merupakan wadah strategis untuk memberdayakan generasi muda sebagai mitra pemerintah kota dalam mempromosikan potensi pariwisata, budaya, sejarah, dan ekonomi kreatif yang ada di Kota Mojokerto," kata Ning Ita sapan akrab wali kota.
Ia menambahkan, di tengah persaingan antar daerah yang semakin kompetitif, promosi pariwisata tidak lagi cukup hanya mengandalkan keindahan destinasi semata. Dibutuhkan sumber daya manusia yang unggul, kreatif, komunikatif, serta mampu menjadi wajah daerah yang membanggakan di tingkat nasional maupun internasional.
"Karena itu, kehadiran Gus dan Yuk sebagai duta yang mampu memperkenalkan identitas Kota Mojokerto kepada masyarakat luas menjadi tumpuan bagi kami," tambahnya.
Memaknai tema Citra Wicaksono Bahari Mahardika Mojopahit yang diusung pada Pemilihan Duta Wisata Gus Yuk Tahun 2026, Ning Ita mengatakan bahwa tema tersebut menggambarkan sosok generasi muda yang memiliki kebijaksanaan dalam berpikir, kemuliaan dalam bersikap, serta kemandirian dalam berkarya.
Panggung megah karya Tim Kreatif Disporapar Kota Mojokerto yang dinahkodai Ani Wijaya (Foto: Humas Pemkot Mojokerto for Ketik.com)
"Di sisi lain, semangat Bahari Mahardika Mojopahit mengingatkan kita akan kejayaan Kerajaan Majapahit sebagai kerajaan maritim besar yang mampu membangun peradaban, menjalin hubungan antar daerah, serta memperluas pengaruh Nusantara melalui kekuatan persatuan, perdagangan, dan kebudayaan," terang Ning Ita.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus terus diwariskan kepada generasi muda Kota Mojokerto, bukan semata untuk mengenang kejayaan masa lalu, melainkan menjadi inspirasi dalam membangun masa depan yang lebih maju, inovatif, dan berdaya saing.
Kepada para Duta Wisata Ning Ita juga mengingatkan agar aktif mempromosikan Kota Mojokerto, melestarikan budaya lokal, memperkenalkan kuliner khas daerah, mendukung produk-produk UMKM, serta mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin mencintai kotanya sendiri.
"Di era digital, saya juga berharap para Gus dan Yuk Kota Mojokerto mampu memanfaatkan media sosial secara positif sebagai sarana promosi yang kreatif, edukatif, dan inspiratif, sehingga dapat memperkenalkan wajah terbaik Kota Mojokerto kepada Indonesia bahkan dunia," pungkasnya.
Selain menobatkan Gus Yuk 2026, Grand Final malam ini juga menetapkan Gus Yuk Ekonomi Kreatif, Gus Yuk Kepemudaan, Gus Yuk KIP, Gus Yuk Kebudayaan serta Gus Yuk Favorit. (*)
.png)