Dihadiri Penasihat Dzuriyah Syekh Jumadil Kubro Se-Asia Tenggara, Majlis Al Hasaniyah Brebes Banjir Jamaah

10 Agustus 2026 02:00 10 Agt 2026 02:00

Makroni, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Dihadiri Penasihat Dzuriyah Syekh Jumadil Kubro Se-Asia Tenggara, Majlis Al Hasaniyah Brebes Banjir Jamaah

Sayid Ibrohim Al Malik hadir di acara Titian Muhibah Dakwah Wali Songo di Ponpes Alhasaniyah Kedawon Larangan Brebes (Foto: Tangkapan Video Makroni/ketik.com)

KETIK, BREBES – Ratusan jamaah dari berbagai daerah memadati Pondok Pesantren Putra Putri Al Hasaniyah Kedawon, Kabupaten Brebes, Minggu, 9 Agustus 2026. Mereka mengikuti Majlis Istighosah dan Titian Muhibbah Dakwah Syekh Jumadil Kubro dan Wali Songo.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menghidupkan kembali semangat dakwah yang diwariskan para auliya di Nusantara.

Hadir Penasihat Dzuriyah Syekh Jumadil Kubro Se-Asia Tenggara.Majlis tersebut dihadiri Sidi Ibrohim Al Malik, yang dikenal sebagai penasehat keluarga besar dzuriyah Syekh Jumadil Kubro se-Asia Tenggara, Sayid Ibrohim Al Malik.

Kehadirannya disambut para ulama, habaib, tokoh masyarakat, dan santri Al Hasaniyah Kedawon. Pengasuh Pondok Pesantren Al Hasaniyah Kedawon menegaskan acara ini bukan sekadar seremonial.

“Ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah majlis yang menyambung hati dan ruh perjuangan dakwah para wali, khususnya Syekh Jumadil Kubro dan Wali Songo,” ujarnya di hadapan jamaah.

Dalam mauidzah hasanahnya, pengasuh pesantren menekankan pentingnya meneladani metode dakwah Wali Songo. Islam disebarkan melalui pendekatan budaya, kelembutan, dan keteladanan akhlak, bukan kekerasan.

“Dakwah hari ini harus meneladani para wali: merangkul, bukan memukul; mengajak, bukan memaksa; menyejukkan, bukan memecah,” lanjutnya.

Ia menilai nilai-nilai tersebut relevan di tengah tantangan sosial saat ini. Pesan itu disambut khusyuk oleh para jamaah yang hadir sejak awal acara.

Rangkaian kegiatan diisi pembacaan istighosah, doa bersama, dan tausiyah. Jamaah bersama-sama memanjatkan doa memohon ampunan, keberkahan, dan kemudahan.

“Melalui istighosah, kita mengetuk pintu langit, memohon kepada Allah agar segala kesulitan diangkat dan diganti dengan kemudahan,” ungkap salah satu panitia.

Selain ibadah, majlis ini juga menjadi ajang silaturahmi. Peserta tidak hanya dari Brebes, tetapi juga dari berbagai wilayah di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pembinaan umat. Pengasuh Al Hasaniyah Kedawon berharap majlis serupa dapat dilaksanakan berkelanjutan untuk menjaga tradisi keilmuan dan spiritualitas Islam.

Di akhir acara, jamaah berharap majlis ini menjadi wasilah turunnya rahmat dan memperkuat persatuan umat. Dengan menghidupkan nilai dakwah para wali, diharapkan Islam terus hadir sebagai agama yang membawa kedamaian dan rahmat bagi seluruh alam(*).

Tombol Google News

Tags:

Alhasaniyah Kedawon Syekh Jumadil Kubro Wali Songo Brebes