Bupati Pemalang Jadi Responden Pertama, Warga Diajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

19 Juni 2026 20:30 19 Jun 2026 20:30

Slamet Sumari, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bupati Pemalang Jadi Responden Pertama, Warga Diajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat menjadi responden pertama Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan BPS Kabupaten Pemalang di Peringgitan Kantor Bupati Pemalang, Senin, 15 Juni 2026. (Foto: Kominfo Pemalang for Ketik.com)

KETIK, PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) guna mewujudkan data ekonomi yang akurat dan berkualitas sebagai dasar pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan setelah dirinya menjadi responden pertama dalam pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pemalang, Senin, 15 Juni 2026.

Pendataan perdana berlangsung di Peringgitan Kantor Bupati Pemalang dan menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pemalang terhadap program strategis nasional tersebut.

Menurut Anom Widiyantoro, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan.

“Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memetakan kondisi ekonomi Kabupaten Pemalang secara menyeluruh. Karena itu, kami mengajak masyarakat dan para pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif,” ujar Anom.

Ia menegaskan, data yang tidak akurat berpotensi menyebabkan kebijakan dan program pembangunan tidak tepat sasaran. Karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar pemerintah memiliki gambaran kondisi ekonomi yang sebenarnya.

Anom juga meminta masyarakat menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi secara jujur dan lengkap sesuai kondisi di lapangan.

“Silakan sambut petugas sensus dengan terbuka dan sampaikan data secara lengkap serta jujur. Data yang valid akan menjadi bekal penting untuk mendorong kemajuan ekonomi Pemalang,” katanya.

Bupati menjelaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan secara door to door atau dari rumah ke rumah oleh petugas resmi yang dilengkapi atribut BPS.

Metode tersebut dipilih untuk memastikan seluruh pelaku usaha dapat terdata dengan baik sekaligus memudahkan masyarakat dalam memberikan informasi.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Pemalang, Teguh Iman Santoso, mengapresiasi dukungan yang diberikan Bupati Pemalang terhadap pelaksanaan sensus.

Menurutnya, keterlibatan langsung kepala daerah menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan pendataan.

“Langkah Bupati menjadi responden pertama memberikan motivasi besar bagi seluruh petugas di lapangan. Kami berharap masyarakat juga meneladani keterbukaan ini,” ujar Teguh.

Teguh menjelaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pemalang melibatkan sekitar 1.500 petugas lapangan yang akan bekerja hingga 31 Agustus 2026.

Mereka akan melakukan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang yang mencakup 14 kecamatan.

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang bertujuan memetakan seluruh aktivitas usaha, baik usaha konvensional maupun usaha berbasis digital.

Data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan ekonomi, perencanaan pembangunan, hingga berbagai program pemberdayaan usaha di tingkat daerah maupun nasional.

“Data hasil sensus akan menjadi acuan penting dalam penyusunan kebijakan ekonomi dan pembangunan agar lebih tepat sasaran serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelas Teguh.(*)

Tombol Google News

Tags:

Bupati pemalang Sensus Ekonomi 2026 Sensus Pemalang BPS Pemalang Berita Pemalang Ekonomi Pemalang Se 2026 Anom Widiyantoro Teguh Iman Santoso Kabupaten Pemalang Pelaku Usaha Pemalang data ekonomi pembangunan daerah Statistik Pemalang ekonomi digital Info Pemalang