Bupati KDS Percepat Normalisasi Irigasi, Selamatkan 1.950 Hektare Sawah dari Kekeringan

21 Agustus 2026 21:20 21 Agt 2026 21:20

Iwa AS, Akhmad Sugriwa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bupati KDS Percepat Normalisasi Irigasi, Selamatkan 1.950 Hektare Sawah dari Kekeringan

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyaksikan pagelaran wayang golek dalam rangka Hajat Rakyat Desa Cibodas, Kec Kutawaringin, Kamis (20/8/26) malam. (Foto: Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta percepatan normalisasi jaringan irigasi dan penguatan infrastruktur pengairan untuk mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap lahan pertanian.

Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) di Desa Sukamulya, Kecamatan Kutawaringin, Jumat (21/8/2026).

KDS menyoroti kondisi sekitar 1.950 hektare dari 27.800 hektare Lahan Baku Sawah (LBS) Kabupaten Bandung yang kini berada dalam kondisi waspada hingga terancam kekeringan.

Menurutnya, kondisi tersebut harus segera diantisipasi dengan memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi air ke lahan pertanian.

Ia meminta Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) segera memetakan titik-titik yang membutuhkan penanganan, termasuk melakukan normalisasi saluran irigasi dan Daerah Irigasi (DI).

“Sisa waktu yang ada harus dimanfaatkan secepat mungkin. Saya minta Dinas PU dan Dinas Pertanian segera berkoordinasi dengan BBWS untuk pelaksanaan normalisasi DI dan skema pompanisasi,” ujar KDS.

Selain normalisasi, KDS mendorong penerapan pompanisasi sebagai langkah untuk memastikan suplai air tetap tersedia di wilayah pertanian yang terdampak kemarau.

Ia juga meminta Pemkab Bandung memperkuat koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian Pertanian, termasuk dalam upaya mendapatkan dukungan anggaran untuk penanganan jaringan irigasi.

Menurut KDS, penyelamatan lahan pertanian tidak hanya berkaitan dengan produksi pangan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan penghidupan para petani.

“Potensi lahan sawah ini harus kita selamatkan agar produksi pangan tetap terjaga,” katanya.

KDS menegaskan, penanganan kekeringan harus dilakukan sebelum kondisi semakin parah. Karena itu, pemetaan kebutuhan air, normalisasi saluran, kesiapan pompa serta koordinasi antarinstansi harus berjalan secara bersamaan.

Ia berharap penguatan infrastruktur pengairan tersebut dapat menjaga produktivitas pertanian Kabupaten Bandung sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah ancaman kemarau.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kemarau BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kds kang ds irigasi sawah infrastruktur irigasi