Antisipasi Risiko Melahirkan, Bupati Brebes Minta Ibu Hamil Segera Aktifkan BPJS Kesehatan

24 Juni 2026 14:33 24 Jun 2026 14:33

Makroni, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Antisipasi Risiko Melahirkan, Bupati Brebes Minta Ibu Hamil Segera Aktifkan BPJS Kesehatan

Bupati Brebes, Paramitha Widyakusuma didampingi Kepala Dinas Kesehatan dan Plt Ir. Soekarno Ketanggungan Brebes bersama koorwilcam dan para ibu hamil dalam sesi foto bersama (Foto: Makroni/ketik.com)

KETIK, BREBES – Bupati Brebes, Paramitha Widyakusuma, mengimbau seluruh ibu hamil di wilayahnya untuk segera mengaktifkan kepesertaan BPJS Kesehatan. Langkah ini dinilai krusial guna mempermudah akses pelayanan administrasi dan tindakan medis saat persalinan tiba.

Pesan tersebut disampaikan Bupati dalam acara penyaluran bantuan sosial dari program Corporate Social Responsibility (CSR) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno, Ketanggungan, Brebes, pada Rabu, 24 Juni 2026.

Menurut Paramitha, kesiapan administrasi kesehatan sejak dini sangat penting agar masyarakat tidak terkendala birokrasi rumah sakit pada hari H persalinan.

"Saya harap ibu hamil memeriksa keaktifan kartu BPJS tanpa menunggu hari melahirkan. Kepesertaan yang aktif akan memotong birokrasi menjadi lebih cepat dan efisien, sekaligus memberikan perlindungan finansial dari beban biaya tak terduga," ujar Bupati dalam sambutanya.

Selain tertib administrasi, Bupati juga mengingatkan para ibu hamil untuk menjaga pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi demi keselamatan ibu dan janin.

Program "Bendera Pink" untuk Ibu Hamil Berisiko Tinggi

Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen meningkatkan fasilitas kesehatan, namun keberhasilannya membutuhkan kesadaran masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan instruksi khusus kepada para tenaga kesehatan (nakes).

Nakes diminta tetap konsisten menjalankan program Door to Door (kunjungan langsung ke rumah), khususnya kepada ibu hamil yang masuk kategori Resiko Tinggi (Resti).

"Ini yang sudah saya canangkan, rumahnya (ibu hamil resti) ditandai dengan bendera warna pink. Tujuannya agar mudah didatangi nakes dan dibantu warga sekitar," tegas Paramitha.

Acara bakti sosial tersebut diakhiri dengan penyerahan paket bantuan secara simbolis kepada puluhan ibu hamil yang hadir.

Plt Direktur Utama RSUD Ir. Soekarno Ketanggungan, Tambah, menjelaskan bahwa ada sekitar 250 ibu hamil yang terdata sebagai penerima bantuan CSR ini. Sebagian hadir langsung di lokasi, sementara sisanya akan dijangkau melalui pemeriksaan door to door oleh nakes.

Tambah mengapresiasi perhatian besar Bupati Brebes terhadap sektor kesehatan ibu dan anak. Ia berharap dukungan ini memicu kesadaran para ibu untuk rutin memeriksakan kehamilan agar potensi risiko tinggi dapat dideteksi sejak dini.

Saat ini, RSUD Ir. Soekarno terus berbenah dan telah memiliki 16 dokter spesialis, program penjemputan pasien, serta telah resmi bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, ia kembali menekankan pentingnya keaktifan kartu jaminan kesehatan tersebut.

"Kami mengimbau warga yang belum mengaktifkan BPJS Kesehatan agar segera mengurusnya. Pengalaman kami di lapangan, ketidakaktifan peserta BPJS menjadi salah satu kendala utama yang menyulitkan proses pelayanan," pungkas Tambah. (*)

Tombol Google News

Tags:

BPJS Kesehatan ibu hamil RSUD Ir. Soekarno Ketanggungan Brebes.