Anggota DPR RI Wihadi Wijanto Tinjau Stok Beras di Gudang Bulog Kalitidu

1 Mei 2026 10:41 1 Mei 2026 10:41

Sukiman, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Anggota DPR RI Wihadi Wijanto Tinjau Stok Beras di Gudang Bulog Kalitidu

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Timur IX Bojonegoro–Tuban, Wihadi Wijanto bersama Bupati Bojonegoro Wahono kunjungan kerja ke Gudang Bulog Kalitidu, Bojonegoro (Foto: Sukiman/Ketik.com)

KETIK, BOJONEGORO – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Timur IX Bojonegoro–Tuban, Wihadi Wijanto bersama Bupati Bojonegoro Wahono melakukan kunjungan kerja ke Gudang Bulog Kalitidu, Bojonegoro guna memastikan kesiapan stok pangan di wilayah tersebut.

Dalam kunjungannya, Wihadi meninjau langsung ketersediaan beras di Gudang Bulog Cabang Bojonegoro yang mencakup wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.

“Hasil peninjauan hari ini menunjukkan bahwa stok beras saat ini dalam kondisi melimpah dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya, Kamis, 30 April 2026.

Berdasarkan data terbaru, total stok beras di gudang Bulog mencapai lebih dari 60.000 ton hingga mendekati 79.000 ton. Jumlah ini dinilai cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilisasi harga pangan hingga belasan bulan ke depan.

Namun, dalam pengelolaan stok tersebut, Bulog masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan ketersediaan gudang penyimpanan di wilayah tersebut

Bulog Bojonegoro juga terus menjalankan penyerapan gabah dari petani sesuai dengan regulasi pemerintah, mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional RI Nomor 2 Tahun 2025 terkait Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan refaksi harga gabah dan beras.

“Kami dari Bulog melakukan pembelian gabah dari petani sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional RI Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan atas harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Refaksi Harga Gabah dan Beras. Bulog Bojonegoro sudah menyerap sesuai aturan,” ungkap pihak Bulog.

Saat ini, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering panen (GKP) di tingkat petani.

Untuk mengoptimalkan penyerapan, Bulog juga menyewa mesin pengering (dryer) serta gudang milik pengusaha lokal. Langkah ini dilakukan agar proses penyerapan gabah tetap berjalan maksimal hingga mencapai 100 ton per hari.

Selain itu, koordinasi intensif dengan pemerintah daerah terus dilakukan guna memastikan tidak terjadi kendala komunikasi di lapangan.

“Bulog menyewa mesin pengering (dryer) dan gudang milik pengusaha lokal untuk memastikan penyerapan gabah di tingkat petani tetap berjalan sesuai standar mencapai 100 Ton Perhari, Tentu Kami tiap Saat berkoordinasi dengan Pemerintah daerah agar tidak terjadi Tribel Komunikasi di Lapangan,” ungkapnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Jawa Timur.(*)

Tombol Google News

Tags:

Anggota DPR RI Kabupaten Bojonegoro Bulog Gudang Bulog Kalitidu Wihadi Wijanto