KETIK, SURABAYA – Wajah bahagia tidak bisa ditutupi dari Aisyah, seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Surabaya. Rasa bahagianya itu lantaran ia kini dapat kembali bersekolah, setelah sebelumnya terancam putus sekolah.
Kondisi ekonomi yang menjadi alasan siswi SMP Kawung 2 Surabaya ini, hampir saja merelakan tidak bisa melanjutkan sekolah. Dwi, ibu Aisyah sebenarnya telah melakukan sejumlah upaya supaya anaknya bisa kembali bersekolah yang lebih murah, namun terkendala administrasi.
Ibu Aisyah, Dwi, bekerja sebagai penjaga kantin yang hanya berpenghasilan Rp45.000 per hari.
"Aku sebenarnya ingin sekali sekolah, tapi kalau tidak bisa ya bagaimana lagi, ibu juga sudah berusaha," katanya sambil menahan air matanya.
Tekad kuat Aisyah untuk bisa kembali bersekolah, mendapatkan perhatian dari tantenya, Rahayu.
Rahayu lantas menceritakan kondisi keponakannya yang terpaksa berhenti sekolah dengan menghubungi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi melalui direct massage (DM) Instagram.
"Saya cuman ingin Aisyah bisa sekolah supaya bernasib lebih baik dari orang tuanya. Saya mikir kalau tidak sekolah mau kerja apa di zaman sekarang," cerita Rahayu.
Usai menceritakan persoalan keponakannya itu, Wali Kota Eri Cahyadi langsung memberikan respons. Rasa pasrah yang sebelumnya dialami Aisyah tidak bisa melanjutkan sekolah, kini sudah hilang. Ia senang karena bisa kembali bersekolah.
"Semangat sekolahnya Asiyah ini adalah contoh agar tidak ada lagi anak-anak di Surabaya yang putus sekolah atau tidak bisa melanjutkan pendidikan. Surabaya bisa maju di tangan anak dan cucu kita. Semoga tidak ada lagi Aisyah-Aisyah yang lain. Kalaupun ada, tentu akan kami bantu dan sekolahkan," tegas Eri Cahyadi, Senin, 12 Oktober 2026.
Wali Kota Eri berpesan kepada Aisyah untuk tahun belajar, agar dapat membantu meringankan beban sang ibu. Tak hanya sampai SMP, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk mendampingi dan menjamin pendidikan Aisyah hingga SMA bahkan perguruan tinggi.
“Insyaallah akan kita dampingi sampai SMA dan kuliah, supaya tidak putus sekolah lagi,” tandas Wali Kota Eri.
Setelah mendapatkan informasi ini, Wali Kota Eri Cahyadi segera berkoordinasi dengan pihak sekolah. Hasilnya, Aisyah dipastikan dapat melanjutkan pendidikan secara gratis melalui pemanfaatan Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA). (*)
