KETIK, MALANG – Sebanyak 1.102 jemaah calon haji (JCH) dari Kota Malang akan diberangkatkan pada 23 dan 24 Mei 2025. Dari jumlah tersebut, 60 persen di antaranya telah istitaah atau dianggap mampu menunaikan ibadah haji.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif menjelaskan bahwa jemaah lainnya juga dalam kondisi istitaah namun dengan pendampingan. Adapun pendampingan tersebut berupa obat-obatan, alat kesehatan, maupun pendampingan dengan anggota keluarga.
"Kota Malang dengan 1.102 jemaah ini lebih 60 persen sudah istitaah selebihnya itu istitaah dengan pendampingan. Pendampingan bisa dengan obat dan pendampingan dengan alat kesehatan dan pendampingan dengan anggota keluarga," ujarnya, Senin, 19 Mei 2025.
Sembari menunggu keberangkatan ibadah haji, para JCH diimbau untuk mempersiapkan diri dan menjaga kebugaran. Segala rekomendasi kesehatan yang telah disampaikan melalui dokter, puskesmas, maupun rumah sakit harus dilakukan.
"Apapun yang sudah direkomendasikan oleh dokter keluarga, puskesmas ataupun rumah sakit untuk mengkonsumsi obat itu harus dilakukan. Sehingga di masa tunggu nanti semua JCH bisa di berangkat ke asrama haji Surabaya," lanjutnya.
Pada saat berada di asrama haji Surabaya pun JCH akan melakukan evaluasi akhir untuk menentukan kelaikan untuk terbang ataupun tidak. Apabila terdapat JCH yag dinyatakan tidak lain, maka tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci Mekah.
"Mudah-mudahan yang 1.102 CJH berangkat bisa layak terbang. Apabila ada yang tidak layak terbang otomatis tidak bisa melanjutkan perjalanan. Atau mungkin nanti dilakukan tindakan selama masih dalam waktu pemberkatan jemaah haji," tambahnya.
Sebagai informasi, Kota Malang mendapatkan 4 kloter pemberangkatan. Untuk kloter 76 dan 77 akan berangkat pada 23 Mei 2025, sedangkan kloter 80 dan 81 merupakan gabungan JCH se-Malang Raya yang berangkat pada 24 Mei 2025.(*)
60 persen JCH Asal Kota Malang Sudah Istitaah, Selebihnya Pendampingan
19 Mei 2025 14:44 19 Mei 2025 14:44
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif saat menjelaskan kondisi kesehatan para JCH di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Dinkes Kota Malang Calon Jamaah Haji CJH Kota Malang Kota Malang Istitaah Haji 2025 Haji2025Baca Juga:
Wahyu Hidayat Sebut Tradisi Kurban 'Black Embek' Kidul Pasar Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Kota MalangBaca Juga:
Iduladha 2026, Ribuan Hewan Kurban di Kota Malang Dipastikan SehatBaca Juga:
[FOTO] Black Embek Bikin Heboh! Arak-arakan Hewan Kurban di Masjid Noor Malang Curi Perhatian WargaBaca Juga:
Pasokan Hewan Kurban dari Madura dan Kabupaten Malang Jadi Primadona Pilihan Masyarakat di Kota MalangBaca Juga:
Rayakan Dekade Pertama, Black Embek Kidul Pasar Malang Arak 93 Hewan KurbanBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
27 Mei 2026 15:20
Iduladha 2026, Ribuan Hewan Kurban di Kota Malang Dipastikan Sehat
27 Mei 2026 14:21
Pasokan Hewan Kurban dari Madura dan Kabupaten Malang Jadi Primadona Pilihan Masyarakat di Kota Malang
27 Mei 2026 12:38
Sapi Blackjack Kurban Presiden Prabowo Diserahkan ke Masjid Sabilillah, Disembelih Besok di RPH Kota Malang
27 Mei 2026 12:16
Iduladha 2026, Unisma Tebar 22 Sapi dan 33 Kambing Kurban hingga Malang Selatan
27 Mei 2026 11:34
Blackjack Sang Jawara! Sapi Brangus Dibeli Presiden Rp105 Juta untuk Kurban di Kota Malang
26 Mei 2026 19:41
DPRD Kota Malang Soroti Kesiapan SPMB 2026, Jangan Sampai Rugikan Calon Siswa
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
Ratusan Guru dan Kepsek Pemalang Terima SK Penugasan, Sejumlah Kepala SD Kecewa Dipindah Jauh dari Domisili
516 Guru dan Kepala Sekolah di Pemalang Terima SK Penugasan
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
