KETIK, MALANG – Tim pemenangan Abah Anton-Dimyati Ayatulloh (Abadi) dipastikan urung menggelar kampanye akbar. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Arief Wahyudi, Ketua Tim Pemenangan Abadi.
Arief menjelaskan, keputusan diambil dari hasil evaluasi harian. Menurutnya jika tetap dilakukan, kampanye akbar dapat merugikan masyarakat.
"Sudah diputuskan dan saya tanda tangani selaku ketua divisi kampanye. Dari hasil evaluasi harian maka kami tidak melakukan kampanye akbar. Alasannya itu akan merugikan masyarakat karena yang hadir pasti banyak," ujarnya, Jumat 22 November 2024.
Pelaksanaan kampanye akbar juga dinilai dapat menambah beban konstituen pada Tim Abadi. Namun Arief mengaku sempat mengajukan rencana untuk pelaksanaan kampanye akbar ke KPU Kota Malang.
"Rencana itu memang kami ajukan, tapi setelah kami evaluasi ternyata tidak ada manfaatnya. Jadi Paslon nomor urut 03 tidak melaksanakan kampanye akbar," tegasnya.
Menurutnya para pendukung saat ini sudah solid untuk mengupayakan kemenangan Abah Anton-Dimyati. Kabar diurungkannya rencana kampanye akbar ini telah disampaikan kepada KPU Kota Malang.
"Kami tidak ingin show off karena pendukung kami sudah solid sehingga sudahlah kami gak usah melakukan kampanye akbar," katanya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Malang, M Toyyib menjelaskan terdapat satu paslong yang telah memberikan kabar terkait pelaksanaan kampanye akbar. Paslon tersebut ialah Wahyu Hidayat dan Ali Mutohirin.
"Kampanye akbar ada pasangan calon nomor 01 rencananya 23 November 2024 di Stadion Gajayana," ujar Toyyib.(*)
Tim Abadi Dipastikan Urung Gelar Kampanye Akbar
22 November 2024 14:56 22 Nov 2024 14:56
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Abah Anton-Dimyati Ayatulloh dipastikan tidak gelar kampanye akbar. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Kampanye Akbar Abadi Abah Anton Dimyati Ayatulloh Pilkada Kota Malang Pilkada 2024 Kota MalangBaca Juga:
Banyak Siswa Tak Masuk Sekolah Negeri di Malang, Akademisi Unisma: Jangan Sampai Putus SekolahBaca Juga:
Gadis di Malang Laporkan Teman Dekatnya Kasus Dugaan PersetubuhanBaca Juga:
Tegas! Wali Kota Malang Pastikan Tak Ada "Titip-Titipan" di SPMB 2026, Anak Pejabat Tetap Ikut AturanBaca Juga:
Pemkot Malang Ajukan 3 Perlintasan Sebidang Dikelola Langsung PT KAIBaca Juga:
Tunggu Juknis Kemensos, Warga Kota Malang Sudah Ramai Tanya Pendaftaran Sekolah RakyatBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
28 Mei 2026 16:51
Tegas! Wali Kota Malang Pastikan Tak Ada "Titip-Titipan" di SPMB 2026, Anak Pejabat Tetap Ikut Aturan
28 Mei 2026 15:27
Mengenal Mind Matrix, Aplikasi Pendeteksi Kesehatan Mental untuk Pekerja Industri Garapan Dosen UB
28 Mei 2026 15:22
Tunggu Juknis Kemensos, Warga Kota Malang Sudah Ramai Tanya Pendaftaran Sekolah Rakyat
28 Mei 2026 15:07
Lama Mangkrak, Diskopindag Kota Malang Cabut Hak Pakai 500 Pedagang di Relokasi Pasar Gadang
28 Mei 2026 14:46
Dana Transfer Pusat Menyusut, Pemkot Malang Bakal Sesuaikan TPP ASN
27 Mei 2026 15:20
Iduladha 2026, Ribuan Hewan Kurban di Kota Malang Dipastikan Sehat
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
Ratusan Guru dan Kepsek Pemalang Terima SK Penugasan, Sejumlah Kepala SD Kecewa Dipindah Jauh dari Domisili
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
