KETIK, MALANG – KPU Kota Malang telah menetapkan Pasangan Calon Moch Anton dan Dimyati Ayatulloh (Abadi) untuk mengikuti Pilkada 2024. Juru Bicara Paslon Abadi, Anas Muttaqin meminta agar tidak ada black campaign atau kampanye hitam.
Pasalnya Abah Anton sempat mendapatkan tanggapan masyarakat (Tangmas) terkait status hukumnya sebagai mantan terpidana kasusu korupsi. Namun menurut Anas, ditetapkannya pasangan ABADI sebagai peserta Pilkada Kota Malang mengakhiri perdebatan urusan hukum.
"Jadi jangan lagi ada black campaign yang menuduh Abah Anton masih bermasalah dengan urusan hukum," ujarnya, Minggu 22 September 2024.
Kendati jika ditemukan black campaign terkait permasalahan tersebut, anggota DPRD Kota Malang itu mengaku tidak risau. Ia beranggapan bahwa masyarakat Kota Malang telah paham dan tidak akan mudah terpengaruh.
"Hikmahnya, justru masyarakat Kota Malang akan semakin berempati kepada Abah Anton jika terus diserang," lanjutnya.
Menurutnya kontestasi Pilkada harus menjadi ajang adu gagasan dan adu program demi kemajuan Kota Malang. Tak elok jika Pilkada Kota Malang justru dijadikan sebagai upaya untuk saling serang.
"Karena itu Paslon ABADI dalam Pilkada ini berkomitmen untuk mengkampanyekan visi misi dan program-program yang kami usung. Bukan menyerang Paslon lain," pungkasnya. (*)
KPU Tetapkan Paslon Abadi Jadi Cakada Kota Malang, Jubir: Perdebatan Hukum Selesai
22 September 2024 22:05 22 Sep 2024 22:05
Lutfia Indah, Gumilang
Redaksi Ketik.com
Abah Anton dan Dimyati yang telah ditetapkan menjadi peserta Pilkada Kota Malang. (Foto: Tim ABADI)
Tags:
Abah Anton Dimyati Ayatulloh Pilkada 2024 Pilkada Kota Malang Kota MalangBaca Juga:
Swiss-Belinn Malang Gelar Sunset Chill Bar Take Over, Hadirkan Nuansa Senja nan SantaiBaca Juga:
Pemkot Malang Ubah Sebutan Jukir, Ini Mekanisme Baru Imbal Jasa Petugas ParkirBaca Juga:
TPS Jatimulyo Malang Terbakar, Diduga Pemicunya Puntung RokokBaca Juga:
Bukan Lagi Kota Transit! Pemkot Malang dan PHRI Siapkan Gebrakan agar Turis Betah 3-4 HariBaca Juga:
Terungkap! Alun-Alun Merdeka Kota Malang Pernah Dipadati 200 Ribu Massa PKI Jelang Pemilu 1955Berita Lainnya oleh Lutfia Indah
16 September 2026 20:11
Pemkot Malang Ubah Sebutan Jukir, Ini Mekanisme Baru Imbal Jasa Petugas Parkir
16 September 2026 16:38
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Tak Lagi Toleransi Parkir Semrawut, Perda Baru Siapkan Sanksi!
16 September 2026 15:25
DPRD Kota Malang Dorong Matchmaking Pencari Kerja dengan Kebutuhan Industri
16 September 2026 13:44
Tekan Angka Pengangguran, Penyerapan Tenaga Kerja dari Job Fair Kota Malang Bisa Capai 90 Persen
16 September 2026 13:06
Ribuan Warga Kota Malang Masih Cari Kerja, Hari Pertama Job Fair Banjir Peserta
