UIN Malang Perkuat Ketahanan Mental Keluarga di Bandungrejosari

17 Oktober 2026 18:28 17 Okt 2026 18:28

Nurul Aliyah, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail UIN Malang Perkuat Ketahanan Mental Keluarga di Bandungrejosari

Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar program UIN Mengabdi dan Berdampak di Aula Kantor Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu, 17 Oktober 2026. (Foto: Fakultas Syariah UIN Malang)

KETIK, MALANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang memperkuat ketahanan psikologis keluarga melalui program UIN Mengabdi dan Berdampak di Aula Kantor Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Kegiatan bertajuk “Penguatan Ketahanan Keluarga pada Masyarakat Rentan di Malang” ini menyasar 30 penggerak masyarakat tingkat RT dan RW. Tujuannya, meningkatkan pemahaman tentang kesehatan mental, komunikasi keluarga, dan upaya mewujudkan keluarga sakinah.

Kegiatan ini menghadirkan dr. Mika Rahmadiana dari Puskesmas Janti sebagai narasumber. Tim UIN Malang yang hadir terdiri atas Dr. Musleh Harry, S.H., M.Hum., Abdul Kadir, S.H.I., M.H., dan Dr. Khoirul Anam, Lc., M.H., serta sejumlah mahasiswa. Lurah Bandungrejosari, Dani Maroe Beni, S.Sn., M.Med.Kom., turut hadir.

Dr. Musleh Harry mengapresiasi dukungan dan kolaborasi Pemerintah Kelurahan Bandungrejosari dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat tersebut. Menurutnya, sinergi perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan tenaga kesehatan diperlukan untuk menjawab persoalan keluarga di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

“Program UIN Mengabdi dan Berdampak merupakan wujud komitmen perguruan tinggi untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung,” ujarnya.

Ia menegaskan, ketahanan keluarga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan ekonomi, tetapi juga aspek pendidikan, psikologis, fisik, dan sosial. Seluruh aspek tersebut saling berkaitan dalam membentuk keluarga yang mampu menghadapi tekanan, menyelesaikan persoalan secara konstruktif, dan menjaga keharmonisan antaranggota keluarga.

Foto Dr. Musleh Harry dari Tim Pengabdian Masyarakat UIN Malang mengapresiasi dukungan dan kolaborasi Pemerintah Kelurahan Bandungrejosari dalam program UIN Mengabdi dan Berdampak, Sabtu, 17 Oktober 2026. (Foto: Fakultas Syariah UIN Malang)Dr. Musleh Harry dari Tim Pengabdian Masyarakat UIN Malang mengapresiasi dukungan dan kolaborasi Pemerintah Kelurahan Bandungrejosari dalam program UIN Mengabdi dan Berdampak, Sabtu, 17 Oktober 2026. (Foto: Fakultas Syariah UIN Malang)

Sementara itu, Lurah Bandungrejosari Dani Maroe Beni mengapresiasi keterlibatan UIN Malang dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat pemahaman warga tentang pentingnya membangun keluarga harmonis. Para penggerak masyarakat juga diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada warga di lingkungan masing-masing.

“Keluarga yang kuat dan tangguh adalah keluarga yang memiliki kemampuan menghadapi dan menyelesaikan persoalan secara bijaksana. Karena itu, bapak dan ibu yang hadir hari ini diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan untuk keluarganya sendiri, tetapi juga mampu menyampaikan kembali kepada masyarakat di lingkungan RT dan RW masing-masing,” tuturnya.

Dani juga menyoroti pentingnya literasi keuangan dalam menjaga keharmonisan keluarga. Menurutnya, pengelolaan keuangan yang tidak terencana, termasuk penggunaan layanan pinjaman daring secara tidak bijaksana, dapat menambah tekanan dalam rumah tangga. Karena itu, komunikasi terbuka dan pengambilan keputusan bersama menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan keluarga.

Foto Lurah Bandungrejosari, Dani Maroe Beni, S.Sn., M.Med.Kom., mengapresiasi keterlibatan UIN Malang dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.  (Foto: Fakultas Syariah UIN Malang)Lurah Bandungrejosari, Dani Maroe Beni, S.Sn., M.Med.Kom., mengapresiasi keterlibatan UIN Malang dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. (Foto: Fakultas Syariah UIN Malang)

Dalam materi bertajuk “Penguatan Ketahanan Keluarga Bidang Psikologis dan Mental Menuju Keluarga Sakinah”, dr. Mika Rahmadiana menjelaskan bahwa kesehatan psikologis merupakan bagian penting dari ketahanan keluarga. Hubungan emosional yang sehat, komunikasi terbuka, dan kemampuan mengelola konflik membantu anggota keluarga menghadapi tekanan sehari-hari.

Ia menjelaskan, keluarga sakinah bukan berarti keluarga yang bebas dari persoalan, melainkan keluarga yang mampu menghadapi perbedaan, mengelola konflik, dan saling memberikan dukungan emosional.

Untuk memperkuat ketahanan keluarga, dr. Mika memaparkan lima pilar yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, yakni ketahanan spiritual, emosional, komunikasi, finansial, dan sosial.

Ketahanan spiritual dibangun melalui pengamalan nilai-nilai keagamaan, ibadah, doa, dan rasa syukur. Ketahanan emosional berkaitan dengan kemampuan mengenali serta mengelola perasaan secara sehat tanpa melampiaskan tekanan kepada pasangan atau anak.

Ketahanan komunikasi menekankan dialog terbuka dan sikap saling menghargai dalam menyelesaikan persoalan keluarga. Sementara itu, ketahanan finansial diwujudkan melalui perencanaan keuangan, penentuan prioritas kebutuhan, dan pertimbangan matang dalam mengambil keputusan terkait utang.

Adapun ketahanan sosial berkaitan dengan kemampuan keluarga membangun jaringan dukungan positif bersama keluarga besar, tetangga, komunitas, dan lembaga pelayanan. Dukungan tersebut dibutuhkan ketika keluarga menghadapi persoalan yang tidak dapat diselesaikan secara mandiri.

Pemaparan materi berlangsung interaktif. Peserta mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, membangun komunikasi yang sehat, dan mengenali sumber dukungan saat menghadapi persoalan keluarga.

Melalui kegiatan ini, UIN Malang berharap 30 penggerak masyarakat tingkat RT dan RW dapat menyebarluaskan edukasi ketahanan keluarga kepada lebih banyak warga. Kolaborasi dengan pemerintah kelurahan dan fasilitas pelayanan kesehatan juga diharapkan berlanjut untuk membangun keluarga yang sehat secara psikologis, harmonis, dan tangguh.

Program UIN Mengabdi dan Berdampak ini menjadi wujud kontribusi perguruan tinggi dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat, khususnya untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.
 

Tombol Google News

Tags:

UIN Malang Uin Mengabdi Dan Berdampak Musleh Harry Kelurahan Bandung Rejosari Dani Maroe Beni Mika Rahmadiana Abdul kadir Khoirul Anam