KETIK, MALANG – Mahasiswa Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyabet prestasi membanggakan di kancah internasional.
Dhuroruddin Mubarok, mahasiswa program studi Hukum Tata Negara (HTN) berhasil membawa pulang medali emas dalam ajang KSATRIA PBTI Series Asian Taekwondo Open Championship 2026 yang digelar di GOR Jayabaya, Kota Kediri pada 5 hingga 7 Juni 2026.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Taekwondo (PBTI) ini menjadi salah satu ajang taekwondo terbesar di kawasan Asia Tenggara. Ajang kejuaraan ini diikuti oleh 1.232 atlet dari 85 tim yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, sekolah, dan klub taekwondo di Indonesia, serta sejumlah negara, seperti Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Timor Leste, dan Filipina.
Dalam pertandingan tersebut, Dhuroruddin tampil impresif sejak babak awal hingga partai final. Mahasiswa Fakultas Syariah dan anggota UKM Taekwondo UIN Malang itu berhasil meraih Juara I kategori Kyorugi Festival Under 58 Kg Kelas Senior, sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu atlet terbaik pada kelompok senior.
Tentunya prestasi ini menambah daftar capaian yang telah diraih oleh Dhuroruddin selama menempuh pendidikan di Fakultas Syariah. Hingga saat ini, ia telah memiliki dua medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu dari berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.
Dalam hal ini, Dhuroruddin mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari persiapan yang telah dilakukan secara intensif dan konsisten selama satu bulan sebelum pertandingan. Selain menjalani latihan rutin, ia juga menjaga pola makan dan kondisi fisik agar tetap berada pada performa terbaik.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Medali emas di Kediri menjadi medali emas kedua yang saya raih. Terima kasih atas dukungan pimpinan, pelatih, dan semua pihak yang telah memberikan motivasi selama proses persiapan hingga pertandingan. Semoga ke depan saya dapat terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih baik,” ungkapnya.
Mahasiswa Prodi HTN Fakultas Syariah UIN Malang, Dhuroruddin Mubarok, berhasil meraih medali emas pada ajang KSATRIA PBTI Series Asian Taekwondo Open Championship 2026. (Foto: Fakultas Syariah UIN Malang)
Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), Dr. Musleh Hery, M.Hum., turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh mahasiswanya. Menurutnya, keberhasilan tersebut adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, fokus, serta semangat pantang menyerah yang ditunjukkan selama proses latihan dan kompetisi.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Fakultas Syariah, Dr. H. Miftahul Huda, M.H., mengapresiasi capaian tersebut sebagai bukti bahwa mahasiswa Fakultas Syariah mampu bersaing tidak hanya pada bidang akademik, tetapi juga non-akademik.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Fakultas Syariah dan UIN Malang. Semoga dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi di berbagai bidang,” tuturnya dengan bangga.
Keberhasilan Dhuroruddin semakin memperkuat komitmen Fakultas Syariah UIN Malang dalam mendukung pengembangan bakat dan minat mahasiswa. Dukungan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.(*)
.png)