KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang masih harus menyelesaikan permasalahan tingkat pengangguran yang banyak dialami oleh Gen-Z. Diketahui bahwa salah satu penyebabnya ialah para Gen-Z tidak tertarik untuk bekerja di luar Kota Malang.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Bada Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, banyak pengangguran di Kota Malang berasal dari lulusan SMA/SMK/sederajat. Di tahun 2023, terdapat 8.449 pengangguran dari SMA/MA, dan 8.642 pengangguran lulusan SMK.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Arif Tri Sastyawan menjelaskan usai diberi pelatihan, banyak perusahaan yang meminta tenaga kerja dari Kota Malang. Namun kesempatan tersebut tidak langsung diambil oleh mereka.
"Permasalahannya Gen-Z Malang ini kebanyakan tidak mau keluar dari Malang. Itu tantangan kita bersama. Kapan hari kita melakukan pelatihan tata kecantikan, tata rambut. Kita di telepon dari penyedia jasa di Bali dan Batam. Kita tawarkan ini ada lowongan, mereka bilang tidak mau kalau di luar Malang," ucap Arif, Kamis (30/5/2024).
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disnaker-PMPTSP Kota Malang membuka peluang bagi investor untuk berinvestasi di Kota Malang. Dengan membuka usaha terutama skala besar, Gen-Z akan diberikan kesempatan untuk bekerja.
"Kami sudah kerjasama dengan pembukaan usaha di Kota Malang seperti resto, toko modern dan lainnya. Kita dahulukan untuk warga sekitar, baru Kota Malang secara keseluruhan," tuturnya.
Sayangnya peluang tersebut lebih banyak terbuka bagi pekerjaan yang tidak memerlukan keterampilan khusus. "Pekerjaan yang sekiranya skillnya bisa dilakukan oleh warga setempat. Kalau skill khusus itu sesuai kebutuhan dari pengusaha, tapi kalau untuk kasir, tenaga kebersihan, tenaga keamanan kita ambil," lanjutnya.
Arif mengaku sudah banyak pelatihan yang diberikan kepada masyarakat dan Gen-Z pada khususnya. Ia berpesan Gen-Z tidak hanya terpaku untuk bekerja di perusahaan, namun mengubah pola pikirnya untuk dapat membuka lapangan usahanya sendiri.
"Gen-Z ini kalau ada pelatihan jangan berharap pada masuk di perusahaan. Kalau bisa membuka lapangan kerja sendiri. Kemampuannya digali lagi, misal di medsos, tata kecantikan, itu usulkan ke kami untuk bisa kita pantau," katanya. (*)
Banyak Gen-Z Menganggur, Tak Ingin Keluar dari Kota Malang Jadi Penyebab
30 Mei 2024 11:42 30 Mei 2024 11:42
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Ilustrasi Gen-Z mencari pekerjaan saat job fair. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Gen-Z Menganggur Pengangguran Kota Malang Gen Z pengangguran Kota Malang Disnaker PMPTSP Kota MalangBaca Juga:
[FOTO] Sensasi Kuliner Italia di Malang, Cicipi “Torre Del Gusto” Italian All You Can Eat Dinner di Hotel Santika PremiereBaca Juga:
Kejari Kota Malang Lelang 12 Aset Koruptor Puskopsyah Al KamilBaca Juga:
UAS: Keteladanan Orang Tua, Kunci Anak Cintai AllahBaca Juga:
Resmi Jabat Kalapas Malang, Christo Victor Nixon Siap Lanjutkan Program Strategis Teguh PamujiBaca Juga:
Kisah Suryadi: Bermodal Mental Santri dan Aktivis Jalanan, Kini Pimpin Komisi D DPRD Kota MalangBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
19 April 2026 11:12
Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad
18 April 2026 18:16
Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen
18 April 2026 17:12
Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi
18 April 2026 15:52
Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging
17 April 2026 20:48
Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62
17 April 2026 19:10
Inovasi Humanis! Lapas Perempuan Malang Sajikan Sensasi Makan Ala Pujasera untuk Warga Binaan
Trending
Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan
Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend
Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda
Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
