Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Negara Harus Berbenah, Jangan Bungkam Suara Pemuda

28 Oktober 2026 14:32 28 Okt 2026 14:32

Nurul Aliyah, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Negara Harus Berbenah, Jangan Bungkam Suara Pemuda

Mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. (Foto: Nurul Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, buka suara ihwal rangkaian demonstrasi yang mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026. Ia meminta negara untuk berbenah dengan menyediakan ruang bagi pemuda dalam menyampaikan aspirasi dan keresahan mereka.

Tiyo menilai, kesulitan masyarakat, khususnya kalangan pemuda, dalam menyuarakan pendapat menjadi tanda bahwa negara belum menunjukkan keseriusan untuk memperbaiki diri.

“Kalau ternyata yang hari ini berunjuk rasa itu tidak difasilitasi suaranya, maka ternyata negara memang tidak mau berubah dan tidak mau berbenah,” ujar Tiyo, Rabu, 28 Oktober 2026.

Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dalam mendorong perubahan. Ketika ruang dialog tidak tersedia, masyarakat akan mencari cara lain agar tuntutan mereka didengar oleh pemerintah.

“Kalau negara tidak mau berbenah dan tidak mau berubah, maka jangan salah, rakyat selalu akan punya cara untuk memaksa negara ini berubah,” tegasnya.

Tiyo juga menyampaikan harapannya agar pemerintahan Prabowo - Gibran segera melakukan evaluasi terhadap jalannya pemerintahan. Ia mengingatkan, kesempatan untuk memperbaiki keadaan tidak akan selalu terbuka apabila pemerintah terus mengabaikan keresahan masyarakat.

“Kalau ini lebih lama lagi, mungkin waktu dan kesempatan untuk tobat sudah hilang. Dan hukumannya akan jadi lebih menyeramkan,” katanya.

Tombol Google News

Tags:

Tiyo Ardianto Demo Sumpah Pemuda Mantan Ketua Bem Ugm