KETIK, MALANG – Penukaran uang melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang telah berlangsung pada Kamis (28/3/2024). Sejak Subuh, terlihat beberapa masyarakat telah berbondong-bondong datang ke lokasi penukaran di Gedung Kartini Kota Malang.
Salah satunya ialah Lika, warga Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing yang datang bersama suaminya. Meskipun datang sejak pukul 05.30 WIB, Lika sudah mendapatkan nomor antrean ke 1.170. Beruntungnya ia masih mendapatkan kesempatan untuk menukarkan uang.
"Saya datang ke sini jam 05.30 WIB saja sudah dapat antrean nomor 1.170, itu pun saya parkirnya di depan. Soalnya kalau di dalam kan antre juga, jadi membuang-buang waktu. Saat arkir di dalam itu banyak yang lari-lari buat cepet-cepetan," ujarnya usai melakukan penukaran uang.
Lika membawa uang Rp 1,8 juta untuk ditukarkan dengan uang pecahan Rp 1.000-10.000. Ia bahkan membawa titipan dari tetangga dan kerabat terdekatnya yang tak sempat datang langsung.
"Saya menukar uang Rp 1,8 juta. Tukar semua, cuma pecahan Rp 20.000 yang tidak saya ambil. Soalnya kalau termasuk Rp 20 ribu, itu kan satu bandelnya Rp 2 juta, berarti harus ambil yang satu paket yakni Rp 3,8 juta. Tapi karena saya tidak tukar yang Rp 20 ribuan, jadinya cuma Rp 1,8 juta," jelasnya.
Menurutnya pada tahun ini masyarakat lebih antusias melakukan penukaran uang dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, ketika ia berangkat pukul 08.00 WIB, masih mendapatkan nomor antrean. Namun tahun ini kuota penukaran uang hanya dibatasi hingga 3.000 orang saja.
"Tahun kemarin juga tukar di sini tapi tidak sehectic ini. Makanya saya santai datangnya soalnya kalau tahun lalu, jam 08.00 itu antreannya masih dibuka. Warga tidak sampai antre di lapangan (depan stadion Gajayana) seperti sekarang," tambahnya.
Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Febriana menjelaskan dari Rp 4,69 triliun uang yang disiapkan, pada hari ini sebanyak Rp 11,4 miliar yang dapat ditukarkan oleh masyarakat.
"Front loading ke perbankan dan ke masyarakat sudah Rp 1,9 triliun, nanti kita pull uang pecahan besarnya agak belakang. Mungkin setelah THR-an bertambah banyak perputarannya. Minggu depan harapan kami bisa terealisasi lebih dari itu. Kami juga ada reserve untuk antisipasi apabila masyarakat membutuhkan," terangnya. (*)
Rela Antri dari Subuh, Ribuan Warga Malang Serbu Penukaran Uang oleh Bank Indonesia
28 Maret 2024 04:35 28 Mar 2024 04:35
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Penukaran uang yang dilakukan di Gedung Kartini oleh Kantor Perwakilan BI Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Penukaran uang Kantor Perwakilan BI Malang Bank Indonesia Tukar Uang Kota MalangBaca Juga:
Dishub Kota Malang Bersih-Bersih Halte Tiap Senin, Minta Masyarakat Tak Lakukan VandalismeBaca Juga:
Sirkuit Legendaris Kertanegara Malang Kembali Menderu Besok!Baca Juga:
Kredit Konsumsi Meroket, Warga Malang Raya Ternyata Gemar Belanja dan Melek InvestasiBaca Juga:
Balap Motor di Jantung Kota Malang, Jalan Kertanegara dan Separuh Jalan Tugu Ditutup TotalBaca Juga:
UM Cetak Generasi Unggul! 1.199 Wisudawan Dikukuhkan, Mayoritas Lulus CumlaudeBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
30 Mei 2026 17:07
Dishub Kota Malang Bersih-Bersih Halte Tiap Senin, Minta Masyarakat Tak Lakukan Vandalisme
30 Mei 2026 14:23
Sirkuit Legendaris Kertanegara Malang Kembali Menderu Besok!
30 Mei 2026 13:25
Heboh di TikTok! Sego Tempong Pasar Klojen Kota Malang Jadi Buruan Wisatawan Kuliner dari Berbagai Daerah
30 Mei 2026 12:15
Tekan Kenaikan Harga Bahan Pokok, Pemkot Malang Hadirkan WTI di 2 Pasar
29 Mei 2026 15:50
Penambahan 3 Koridor Trans Jatim di Malang Masih Digodok, Gubernur Khofifah: Masih Hitung Anggaran
29 Mei 2026 15:40
Momen HLUN 2026, Pemprov Jatim Guyur Bantuan Jaminan Hidup hingga Rp108 Miliar untuk Lansia
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
516 Guru dan Kepala Sekolah di Pemalang Terima SK Penugasan
