KETIK, MALANG – Kota Malang membidik 3,4 juta kunjungan wisatawan hingga akhir 2026. Lonjakan wisatawan diprediksi terjadi pada triwulan terakhir, yakni Oktober hingga Desember.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menjelaskan dalam lima bulan terakhir angka kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara telah mencapai 1,4 juta orang. Jumlah ini diperkirakan terus meningkat mendekati penghujung tahun.
"Untuk kunjungan wisatawan sendiri, lima bulan terakhir itu sudah mencapai 1,4 juta. Targetnya kami nanti sampai akhir tahun 3,4 juta dan itu pasti akan ada kenaikan di bulan-bulan menjelang akhir tahun, mulai Oktober, November, Desember biasanya itu adalah ramai-ramainya wisatawan," ujarnya, Minggu, 26 Juli 2026.
Baihaqi menambahkan, momen libur sekolah berkontribusi besar terhadap tren kenaikan tersebut. Meski demikian, pencatatan data kunjungan dilakukan secara rutin setiap bulan, bukan hanya berpatokan pada momen tertentu.
"Libur sekolah itu pengaruh. Tapi kami kan menghitungnya tidak per bulan, tidak per event ya. Jadi kami menghitungnya itu setiap bulan. Ya memang kalau ada kegiatan-kegiatan liburan sekolah itu memang ada grafik kenaikan," jelasnya.
Ia menjelaskan penghitungan jumlah kunjungan wisata dilakukan berdasarkan pergerakan wisatawan. Data tersebut dihimpun dari berbagai sumber, mulai dari laporan Pokdarwis, pengelola destinasi wisata, dan lainnya.
"Jadi kunjungan wisata itu kita hitung pergerakan wisatawan. Itu sebagai rumus untuk menghitung jumlah kunjungan wisata. Dari laporan Pokdarwis, kemudian destinasi wisata, itu kami kombinasikan," sebutnya. (*)
