KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang masih menunggu titik terang terkait alokasi anggaran revitalisasi Pasar Besar. Pasalnya hingga kini belum ada kepastian dari Kementerian PUPR terkait anggaran tersebut.
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi menjelaskan ditargetkan, pada bulan Juni hingga Juli 2025 ini sudah ada informasi terkait besaran anggaran yang akan diterima.
"Mudah-mudahan begitu (terealisasi tahun ini), harapan kita ada titik terang bulan 6-7 ini. Artinya sudah ada informasi anggarannya berapa," ujar Eko, Selasa 16 April 2025.
Eko menyebutkan bahwa telah dilakukan pertemuan antara Pemkot Malang dengan Kementerian PUPR RI untuk memastikan persyaratan yang dibutuhkan telah dipenuhi. Menurutnya, dengan persyaratan yang lengkap dapat memudahkan Pemkot Malang mendapatkan alokasi anggaran revitalisasi Pasar Besar.
"Masih menunggu jawaban dari kementerian. Namun yang jelas ke sana menyampaikan beberapa kriteria sudah selesai semua, sudah lengkap persyaratan administrasi dan sudah disampaikan ke sana. Tinggal menunggu tindak lanjut dari Kementerian PUPR," lanjutnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Malang Arif Wahyudi menjelaskan bahwa Pemkot Malang harus optimis mendapatkan alokasi anggaran tersebut. Komunikasi dengan kementerian harus terus didorong, termasuk dengan mantan Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan yang menjabat sebagai Ditjen Pembangunan Daerah Kemendagri.
"Tetap optimistis mengambil peluang, apalagi ini sangat dibutuhkan. Komunikasi langsung ke pemerintah pusat. Saya kira bisa juga kita komunikasi intensif untuk membantu agar bisa menjadi prioritas," ucap Arif.
Arif juga menjelaskan bahwa revitalisasi Pasar Besar harus tetap dilaksanakan melihat kondisinya yang sudah tidak layak. Pendekatan dengan para pedagang juga diperlukan.
"Kalau dibandingkan dengan keadaan pasar besar sudah jomplang, sudah tidak layak. Itu yang terus ditekankan ke pemerintah pusat. Selagi ini ada penundaan, maka lakukan komunikasi dengan semua pedagang. Mau tidak mau, suka tidak suka pasar harus dibangun," pungkasnya.(*)
Kejelasan Alokasi Anggaran Revitalisasi Pasar Besar Kota Malang Ditargetkan Turun Tahun Ini
15 April 2025 14:34 15 Apr 2025 14:34
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Pasar Besar Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Pasar Besar Revitalisasi Pasar Besar Kota Malang Diskopindag Kota Malang Alokasi Anggaran Kementerian PUPRBaca Juga:
Solidaritas Tanpa Batas! IMPALA UB Gelar UB Loop Run 50K, Alumni Turun GunungBaca Juga:
Bukan Sekadar Ritual!” Dosen UM Bongkar Dampak Dahsyat Kurban bagi Solidaritas dan Ekonomi RakyatBaca Juga:
Gerbong Mutasi Polresta Malang Kota, Tiga Pejabat Utama Resmi BergantiBaca Juga:
Khofifah Tinjau Pasar Klojen Malang, Pedagang Senang Dagangannya Diborong GubernurBaca Juga:
Kenalkan Ecoprint Ramah Lingkungan di HLUN ke-30 Jatim, Produk Lansia Asal Malang Ini Dilirik KhofifahBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
29 Mei 2026 15:50
Penambahan 3 Koridor Trans Jatim di Malang Masih Digodok, Gubernur Khofifah: Masih Hitung Anggaran
29 Mei 2026 15:40
Momen HLUN 2026, Pemprov Jatim Guyur Bantuan Jaminan Hidup hingga Rp108 Miliar untuk Lansia
29 Mei 2026 14:40
Cabai Rawit Naik Gila-Gilaan, Gubernur Khofifah Minta Kota Malang Kompak Tekan Inflasi
29 Mei 2026 14:14
Jatim Punya Stok 3,2 Juta Ton, Beras SPHP dan Minyakita Justru Hilang di Pasar Klojen
29 Mei 2026 12:53
Melipir ke Pasar Klojen Malang, Gubernur Khofifah Kepincut Wisata Kuliner Andalan Arek Ngalam
28 Mei 2026 16:51
Tegas! Wali Kota Malang Pastikan Tak Ada "Titip-Titipan" di SPMB 2026, Anak Pejabat Tetap Ikut Aturan
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
Ratusan Guru dan Kepsek Pemalang Terima SK Penugasan, Sejumlah Kepala SD Kecewa Dipindah Jauh dari Domisili
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
