KETIK, MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot Malang) terus mengupayakan operasional angkot pelajar gratis. Direncanakan angkutan pelajar gratis Kota Malang dapat segera beroperasi di tahun ajaran baru 2026 ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Ia menjelaskan progres angkutan pelajar gratis telah masuk tahap harmonisasi.
"Sudah disetujui terkait peraturan wali kotanya untuk harmonisasi, dalam waktu akan beroperasi. Iya, di tahun ajaran baru," ujarnya, Rabu, 8 Juli 2026.
Angkutan pelajar gratis sendiri akan menggandeng sopir angkot yang sudah lama beroperasi di Kota Malang. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menjelaskan sosialisasi dengan sopir angkot telah dilakukan.
Setiap sopir angkot yang terlibat dalam angkutan pelajar gratis harus menjalanlan SOP ketika beroperasi. Untuk itu pertemuan dengan para sopir angkot pun akan kembali dilakukan.
"Kami melakukan finalisasi dan percepatan, intinya sekarang melakukan maraton ya," ujar Jaya.
Angkutan pelajar gratis tidak hanya melintas di rute yang telah tersedia. Sekolah-sekolah yang selama ini belum terjangkau angkot maupun transportasi umum lainnya, turut disasar oleh program tersebut.
"Misalnya di SMP Negeri 23 angkutan kami masukkan ke sana," katanya.
Para sopir pun akan mendapatkan gaji yang dihitung dalam biaya operasional kendaraan (BOK). Mereka akan mendapatkan BOK sebesar Rp6.700 untuk setiap kilometernya.
"BOK nilai pastinya masih kita bahas kembali, masih kita cari kesepakatan di angkanya bersama-sama," sebutnya. (*)
.png)