KETIK, MALANG – Berawal dari hobi merawat tanaman, Kebun Percobaan (KP) RT 05 Plant Nursery Merjosari kini berkembang menjadi ruang produktif yang menghasilkan nilai ekonomi. Berkat keberhasilannya memanfaatkan lahan pekarangan, lokasi tersebut menjadi salah satu titik yang menjalani Verifikasi Program Kampung Iklim (Proklim) 2026 di Kelurahan Merjosari, Kota Malang.
Plant Nursery RT 05 dikelola Didik. Di lahan tersebut, berbagai jenis tanaman dikembangkan, mulai dari bunga hias, tanaman buah, sayuran, hingga pembibitan hasil penyilangan. Tak hanya itu, terdapat pula peternakan ayam yang menghasilkan telur untuk dipasarkan kepada masyarakat.
Keberhasilan mengelola kebun tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan tambahan. Menurut Didik, tanaman hias memiliki pasar yang cukup menjanjikan karena banyak diminati para kolektor.
"Tanaman ini juga merupakan tanaman hobi. Biasanya orang yang sudah mapan secara ekonomi akan mencari kesenangan melalui koleksi tanaman. Karena itu, saat kondisi ekonomi sulit sekalipun, tanaman seperti ini masih memiliki nilai jual," ujarnya.
Didik menjelaskan, proses menghasilkan tanaman bernilai ekonomi tidaklah mudah. Pengembangan bibit melalui penyilangan membutuhkan ketelatenan untuk membentuk karakter tanaman sesuai harapan. Selain itu, kondisi cuaca juga menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan budidaya.
Baginya, berkebun bukan sekadar menyalurkan hobi, tetapi juga membuka peluang usaha yang dapat ditekuni masyarakat dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah.
Melalui Verifikasi Proklim 2026, Didik berharap semakin banyak warga yang terdorong mengubah pekarangan menjadi ruang produktif. Menurutnya, lahan yang selama ini dibiarkan kosong dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman hias, sayuran, maupun buah yang memiliki nilai ekonomi.
"Kalau dunia ingin berpihak kepada kita, kita harus keras pada diri sendiri. Kalau kita manja pada diri sendiri, dunia akan keras kepada kita. Namun jika kita keras pada diri sendiri, dunia akan mengikuti," ungkapnya.
Keberadaan Plant Nursery RT 05 menjadi salah satu contoh bagaimana Program Kampung Iklim tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pemanfaatan pekarangan yang produktif dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
