KETIK, MALANG – Sekda Kabupaten Malang Budiar, menghadiri Doa Bersama Kebangsaan dalam rangka memperingati Dua Tahun Kepeminpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kegiatan ini digelar di Pendapa Kabupaten Malang bertempat di Kepanjen, Selasa, 20 Oktober 2026 malam.
Kegiatan itu diprakarsai Kapolres Malang, AKBP Rulian Syauri,juga dihadiri Dandim 0818 Kabupaten Malang, Letkol Czi Bayu Nugroho, bersama tokoh lintas agama yang tergabung dalam FKUB Kabupaten Malang. Jalannya kegiatan doa bersama kebangsaan tersebut berlangsung khidmat
''Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga doa yang kita panjatkan menjadi ikhtiar bersama untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia. Momentum ini hendaknya menjadi ruang refleksi sekaligus penguat harapan. Kita memahami bahwa membangun bangsa bukanlah pekerjaan yang sederhana," ujar Sekda Kabupaten Malang Budiar saat memberikan sambutan.
Lebih lanjut ia menyampaikan ada banyak persoalan yang harus diselesaikan, harapan masyarakat yang perlu dijawab, serta tantangan yang menuntut kebijaksanaan dan kerja bersama. Dalam situasi seperti ini, perlu menjaga keseimbangan antara menyampaikan harapan dan kritik secara konstruktif dengan terus memberikan ruang bagi tumbuhnya rasa optimis.
Sebab, bangsa yang kuat bukanlah bangsa yang tidak memiliki persoalan, melainkan bangsa yang mampu menghadapi persoalan dengan kejernihan pikiran, keteguhan hati, dan semangat persatuan.
''Kita berdoa semoga Presiden dan Wakil Presiden beserta seluruh jajaran pemerintahan senantiasa diberikan kesehatan, kebijaksanaan, dan kejernihan dalam mengambil keputusan demi kepentingan rakyat. Semoga setiap kebijakan yang dirumuskan semakin mendekatkan masyarakat pada kehidupan yang adil, aman, sejahtera, dan bermartabat. Mudah-mudahan para pemimpin di setiap tingkatan diberikan kerendahan hati untuk mendengar suara rakyat, keberanian untuk memperbaiki kekurangan, serta keteguhan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat luas," tegas Sekda Budiar.
Ditambahkannya, namun doa juga harus berjalan beriringan dengan ikhtiar. Harapan akan Indonesia yang lebih baik perlu diwujudkan melalui kerja nyata, kepedulian sosial, dan kesediaan untuk mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan di sekitar. Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kabupaten Malang memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga persatuan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
''Mari kita bangun daerah ini dengan semangat gotong royong, tanpa harus menunggu keadaan menjadi sempurna. Kita tidak perlu membandingkan diri secara berlebihan dengan daerah lain, apalagi menjadikan keadaan di tempat lain sebagai alasan untuk berhenti bergerak. Lebih dari itu, yang terpenting adalah memastikan bahwa di lingkungan kita, pelayanan semakin baik, pendidikan semakin berkualitas, ekonomi masyarakat semakin kuat, lapangan kerja semakin terbuka, dan Saudara-saudara kita yang membutuhkan semakin merasakan kehadiran pemerintah," ucapnya.
Sekda Budiar pun percaya, ketika setiap desa bergerak, setiap kecamatan berbenah, setiap aparatur bekerja dengan sungguh-sungguh, dan setiap warga memberikan kontribusi sesuai kemampuannya, maka Kabupaten Malang akan semakin maju dan Indonesia akan semakin kuat.
Ia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh unsur Forkopimda, jajaran aparatur Pemerintah Daerah, instansi vertikal, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, para relawan, serta seluruh warga yang selama ini telah memberikan tenaga, pikiran, doa, dan pengabdian bagi pembangunan Kabupaten Malang.
''Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malang, saya juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik masih terdapat kekurangan, harapan yang belum terpenuhi, maupun pelayanan yang belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami menyadari bahwa kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus terus dijaga," terang Sekda Budiar.
Karena itu, setiap masukan menjadi pengingat bagi Pemkab Malang untuk berbenah, bekerja lebih baik, dan semakin mendekatkan pembangunan pada kebutuhan nyata masyarakat. Sekda Budiar pun mengajak semuanya untuk menjadikan kegiatan doa kebangsaan ini sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, menumbuhkan semangat, dan memperbarui komitmen pengabdian kita kepada bangsa dan negara.
Harapannya, Tuhan YME senantiasa melindungi Indonesia, menjauhkan bangsa Indonesia dari perpecahan dan segala marabahaya, memberikan kekuatan kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan, serta membimbing para pemimpin agar senantiasa amanah dan berpihak pada kepentingan rakyat.
''Semoga Kabupaten Malang senantiasa diberikan kedamaian, kerukunan, dan keberkahan. Dengan kebersamaan, keikhlasan, dan kerja nyata, mari kita terus menyalakan harapan dan membangun masa depan yang lebih baik, mulai dari lingkungan kita sendiri. Terima kasih atas doa, kebersamaan, dan kontribusi seluruh pihak bagi kemajuan Kabupaten Malang dan Indonesia. Semoga setiap ikhtiar kita menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang," tuturnya. (*)
