Peringatan Kudatuli Jadi Momentum Penguatan Ideologi Kader, Junaedi Ibnu Jarta: Partai Harus Tetap Menjadi Alat Perjuangan kesejahteraan Rakyat

25 Juli 2026 14:19 25 Jul 2026 14:19

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail Peringatan Kudatuli Jadi Momentum Penguatan Ideologi Kader, Junaedi Ibnu Jarta: Partai Harus Tetap Menjadi Alat Perjuangan kesejahteraan Rakyat

Ketua DPC PDIP Kabupaten Lebak, Junaedi Ibnu Jarta. (Foto: Jun for Ketik.com)

KETIK, LEBAK – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lebak yang juga Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Junaedi Ibnu Jarta, menegaskan bahwa peringatan 27 Juli atau Kudatuli bukan sekadar agenda mengenang peristiwa sejarah partai, melainkan menjadi momentum penting untuk memperkuat ideologi dan semangat pengabdian seluruh kader kepada bangsa dan negara.

Hal tersebut disampaikan Junaedi kepada wartawan, Sabtu 25 Juli 2026, menjelang rangkaian peringatan 30 tahun Kudatuli yang digelar PDI Perjuangan.

Menurut Junaedi, peringatan Kudatuli memiliki makna strategis dalam membangun kesadaran ideologis kader agar semakin memahami nilai-nilai perjuangan partai yang telah ditempa melalui berbagai dinamika sejarah.

"Peringatan 27 Juli ini menjadi momentum refleksi ideologis bagi seluruh kader partai. Ini juga menjadi pemantapan gerak kader agar semakin mencintai partai dan semakin mantap mengabdikan diri kepada bangsa dan negara," kata Junaedi.

Ia menjelaskan, pendidikan politik dan pendidikan partai harus terus diperkuat sebagai bekal bagi kader dalam menghadapi tantangan zaman. 

Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah perjuangan partai merupakan fondasi penting dalam membangun karakter kader yang memiliki komitmen ideologis.

"Perjuangan melalui pendidikan partai dengan berbagai dinamika dan tantangan menjadi pengetahuan yang harus terus dimiliki kader. Dengan memahami sejarah perjuangan partai, seluruh kader akan semakin mantap secara ideologis," ujarnya.

Junaedi menambahkan, pemahaman terhadap sejarah partai akan menumbuhkan rasa memiliki di kalangan kader. Dari rasa memiliki tersebut akan lahir kecintaan terhadap partai, yang pada akhirnya diwujudkan dalam bentuk tanggung jawab nyata melalui kerja-kerja politik untuk kepentingan masyarakat.

"Kalau kader sudah memiliki rasa memiliki terhadap partai, maka akan tumbuh rasa mencintai. Ketika sudah mencintai, akan lahir tanggung jawab yang konkret untuk membesarkan partai. Pada akhirnya, partai harus tetap menjadi alat perjuangan bagi kepentingan rakyat," tegasnya.

Ia berharap semangat yang diwariskan dari peristiwa Kudatuli dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh kader PDI Perjuangan untuk menjaga soliditas organisasi, memperkuat pendidikan politik, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dalam mewujudkan cita-cita perjuangan bangsa.(*)

Tombol Google News

Tags:

Peringati 30 Tahun Kudatuli Junaedi Ibnu Jarta pdi perjuangan Alat Kesejahteraan Rakyat DPC PDIP Kabupaten Lebak ketik.com banten