KETIK, LEBAK – Toilet umum di kawasan Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, telah dibuka sejak pekan lalu. Namun, fasilitas tersebut belum sepenuhnya berfungsi karena pasokan air masih dalam perbaikan akibat longsor di sumur bor.
Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak, Diana, mengatakan, kunci toilet telah diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak untuk membantu kegiatan kebersihan dan pemeliharaan.
“Toilet umum sudah dibuka sejak pekan kemarin. Kunci juga sudah diserahkan ke Dinas LH untuk membantu bersih-bersih dan pemeliharaannya,” kata Diana kepada wartawan, Jumat 23 Oktober 2026.
Meski sudah dibuka, Diana menjelaskan, fasilitas air di toilet tersebut masih mengalami kendala. Berdasarkan hasil peninjauan ke lokasi pada Senin kemarin, ditemukan longsor pada bagian sumur bor yang menyebabkan air tidak mengalir.
“Untuk air masih dalam masa perbaikan. Pada Senin kemarin saya ke lokasi, ternyata ada longsor di sumur bornya. Itu yang menyebabkan air tidak keluar,” ujarnya.
Diana menambahkan, pihaknya telah meminta pelaksana pekerjaan atau kontraktor untuk segera memperbaiki kerusakan tersebut. Perbaikan dilakukan karena fasilitas toilet umum itu masih berada dalam masa pemeliharaan.
Dengan demikian, perbaikan sumur bor menjadi salah satu hal yang perlu diselesaikan agar fasilitas toilet umum dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat.
Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika, mengatakan, pihaknya telah ditugaskan untuk menjaga kebersihan toilet umum tersebut dan sudah mulai dilaksanakan sambil menunggu kebijakan selanjutnya. Namun, proses serah terima aset dari DPUPR kepada DLH hingga kini belum dilakukan.
“Untuk menjaga kebersihan sudah mulai kami laksanakan sambil menunggu kebijakan selanjutnya. Namun, serah terima asetnya belum dilakukan,” kata Irvan.
Belum rampungnya perbaikan pasokan air menjadi catatan tersendiri dalam pemanfaatan fasilitas publik tersebut. Masyarakat yang menggunakan toilet umum di kawasan Alun-alun Rangkasbitung masih perlu menunggu hingga perbaikan sumur bor selesai dilakukan. (*)
