Kades Kaireu Halmahera Selatan Imbau Warga Waspadai Penyakit di Musim Kemarau

1 Agustus 2026 17:20 1 Agt 2026 17:20

Thumbnail Kades Kaireu Halmahera Selatan Imbau Warga Waspadai Penyakit di Musim Kemarau

Kepala Desa Kaireu Kecamatan Bacan Timur Abubakar Malayu (Foto: Mursal/Ketik.com)

KETIK, LABUHA – Kepala Desa Kaireu, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Abubakar Malayu, mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi fenomena El Nino dan kemarau panjang.

Imbauan tersebut disampaikan setelah pemerintah desa menerima informasi kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan yang diteruskan melalui bidan desa.

Menurut Mul, cuaca panas ekstrem, udara kering, meningkatnya debu, keterbatasan air bersih, serta menurunnya kualitas udara dapat memicu berbagai gangguan kesehatan di tengah masyarakat.

“Berdasarkan imbauan Dinas Kesehatan yang disampaikan melalui bidan desa, masyarakat perlu mewaspadai ISPA, diare, DBD, dehidrasi, dan penyakit kulit selama musim kemarau,” kata Mul kepada ketik.com, Sabtu 1 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, ISPA dapat dipicu oleh udara kering, debu, dan polusi, dengan gejala berupa batuk, pilek, hingga sesak napas. Masyarakat diminta menggunakan masker saat berada di lingkungan berdebu, mengurangi aktivitas di luar rumah, serta menghindari rokok dan paparan asap.

Ancaman diare dan penyakit pencernaan juga perlu mendapat perhatian. Kondisi itu dapat terjadi akibat berkurangnya air bersih maupun konsumsi makanan yang telah terkontaminasi.

“Warga harus memastikan air minum telah dimasak, mencuci tangan menggunakan sabun, dan menutup makanan agar tetap bersih serta aman dikonsumsi,” ujarnya.

Untuk mencegah DBD, masyarakat diminta menjalankan Gerakan 3M Plus, yakni menguras dan menyikat bak mandi, menutup rapat tempat penampungan air, serta mendaur ulang atau mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Warga juga dianjurkan menggunakan losion antinyamuk dan memasang kawat kasa pada ventilasi rumah sebagai perlindungan tambahan.

Selain itu, Mul mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dengan mencukupi kebutuhan air minum sedikitnya dua liter sehari, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, serta beristirahat dengan cukup.

“Perlindungan harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Jangan menganggap ringan perubahan kondisi kesehatan selama musim kemarau,” jelasnya.

Ia meminta warga segera mendatangi puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami demam tinggi yang tidak kunjung turun, sesak napas, maupun lemas akibat diare berkepanjangan.

“Jangan menunggu kondisi semakin parah. Segera mencari pertolongan medis apabila muncul gejala berbahaya. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati,” pungkas Mul.

 

Tombol Google News

Tags:

Imbauan Kesehatan Abubakar Malayu Kades Kaireu Musim Kemarau Halmahera Selatan Maluku Utara